“Tribute to Blueberry Guitar Wayan Tuges” di Wanaku Restaurant Kuta

(Dutabalinews.com),”Tribute to Blueberry Guitar Wayan Tuges” digelar, Sabtu (9/3) malam di Wanaku Restaurant Kuta.

Pada event yang berlangsung meriah itu, Tuges yang perajin gitar memamerkan hasil karyanya yang telah mendunia dan saat ini banyak digunakan para musisi Indonesia (Iwan Fals, Dewa Bujana) maupun mancanegara di antaranya Paul Deslaurier, Golden Earing Band dan George Kooymanns. Bahkan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono juga sempat memesan khusus karya seniman asal Desa Guwang, Gianyar ini.

Gitar Ukir Wayan Tuges ini juga dipesan band ternama Walk Off the Earth. Pesanan itu bahkan terbilang inik karena memadukan lima alat musik jadi satu yakni gitar, harpa, ukulele, kalimba dan washboard dalam satu alat musik yang dinamakan “Guiharpulele”.Dalam acara tersebut Wanaku ‘lndo Asian Cuisine’ bekerja sama dengan Times Indonesia menghadirkan artis-artis yang sudah memakai product dari Wayan Tuges, di antaranya Mr. D. Ito Kurdhi & Friends, Jun Bintang, dan Cooltone Blues Band. Untuk exhibition sendiri akan berlangsung dari tanggal 9-15 Maret 2019.

Owner Representative Wanaku ‘Indo Asian Cuisine’ I Ketut Sukarya, di sela-sela acara tersebut mengatakan Wanaku Restauran akan terus melakukan kerja sama serupa. Dikatakan Wanaku ‘Indo Asian Cuisine’, dengan lahan yang luas serta didukung properti dari bambu menyajikan makanan terbaik dari berbagai daerah dengan nuansa seperti berada di Ubud.

“Ada sekitar 120 jenis makanan dari Nusantara yang kita sajikan di Wanaku. Kami memang khusus di bidang makanan lokal dengan pangsa pasar utama domestik selain wisman mengingat letak Wanaku yang sangat strategis di kawasan wisata,” jelasnya.

Menurut Sukarya, berada di Wanaku Restaurant memang seperti berada dalam kawasan sebuah hutan seperti halnya Ubud yang dikenal sebagai daerah yang juga berada di antara hutan dan jurang. Karena Wanaku sendiri berada di areal yang cukup luas yakni sekitar 55 are.

Di restoran ini pengunjung bisa leluasa bersantai bersama keluarga sambil menikmati kuliner khas Nusantara.Wanaku yang berada di bawah bendera Rama Restaurants Bali Group ini memang menyediakan tempat bersantai yang leluasa bagi tamunya.

Baca Juga :   Trisno Nugroho: Optimis Pertumbuhan Ekonomi Bali Triwulan IV Membaik

“Selain ada 10 gasebo dan ball room yang luas. Juga ada tempat santai seperti wana puri, wana tirta yang dilengkapi kolam, wana griya, wana dayuh yang sangat sejuk dan sebuah tempat bernama Nirwana yang letaknya di atas (lantai dua). Semua bangunan yang bisa menampung sekitar 600 tamu itu memakai bahan bambu yang dirancang arsitektur Bali.

Kecuali kitchen tidak memakai bambu,” jelas Sukarya yang sudah puluhan tahun malang melintang di dunia F&B ini.Dikatakan meski baru beroperasi Desember 2018 lalu, namun saat ini sudah cukup banyak tamu yang datang. “Rata-rata sekitar 55 persen kursi yang ada terisi. Tamu selain menikmati aneka kuliner Nusantara, juga tempat nyaman yang seolah berada dalam hutan.

Sejumlah ruang santai yang sangat pripacy juga banyak digunakan baik untuk acara keluarga maupun meeting,” jelas Sukarya.Soal resep masakan di Wanaku, tambah Sukarya pihaknya tak mau merahasiakannya. “Kalau pun ada yang meniru itu hal biasa dalam bisnis kuliner. Justru hal itu memotivasi kita terus berinovasi untuk meracik masakan yang bisa memenuhi selera konsumen,” jelasnya. (bas)’

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar