Bantu IKM, Gubernur Koster Hapus Sewa Stan Rp5-12 Juta di PKB

(Dutabalinews.com),Pelaksanaan PKB (Pesta Kesenian Bali) tahun 2019 ini membawa berkah tersendiri bagi pelaku IKM yang biasa ikut berpameran. Pasalnya Gubernur Koster menghapus sewa stan antara Rp5-12 juta sebagaimana yang terjadi tahun-tahun sebelumnya.

“Semua IKM kita gratiskan stan. Tak ada lagi sewa stan yang cukup mahal seperti sebelumnya,” ujar Koster saat memberi pengarahan kepada ratusan pelaku IKM yang akan mengikuti undian stan, Minggu (8/6/2019) di gedung Ksirarnawa Denpasar.

Sebagaimana dilaporkan Kadis Perindag Bali Putu Suarta, peserta yang akan mengisi stan tahun ini sebanyak 304, naik dibandingkan tahun lalu yang hanya 215. Dan semua peserta tersebut tidak dikenakan sewa stan alias gratis. Tahun lalu tiap stan dikenakan sewa antara Rp5 juta hingga Rp 12 juta untuk berpameran selama PKB berlangsung.

“Kasihan kalau IKM yang sudah kecil modalnya, dapat untung sedikit, dikenakan sewa yang cukup mahal. Jadi jangan cari uang di IKM yang sudah kecil ini,” ujar Koster menegaskan. Dari hasil penjualan stan itu pun dinilai tak seberapa. Sebab pemasukan ke kas daerah sangat kecil hanya Rp1,2 miliar.

Karena itu Koster mengeluarkan Pergub Nomor 4 Tahun 2019 tentang Pengratisan Sewa Stan PKB. “Jadi sekarang tak ada lagi sewa stan,” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah ratusan IKM yang hadir.

Di sisi lain, Koster minta agar stan digunakan dengan baik untuk berpameran dan mempromosikan produk secara optimal sehingga IKM bisa berkembang dan maju. Peserta juga diminta menjaga kualitas, terus berinovasi dan membangun jaringan sehingga cepat maju.

Hal senada disampaikan Ketua Dekranasda Bali Putri Suastini Koster yang minta pelaku industri kecil terus berbenah agar bisa menghadapi persaingan. Putri Suastini Koster mengaku prihatin karena banyaknya produk luar yang masuk, sedangkan produk lokal makin berkurang.

“Jadi perlu ada solusi agar produk lokal bisa tetap tumbuh dan tak sampai tersisih dan punah. Perlu ada inovasi baik sisi kualitas, desain dan harga agar bisa diterima pasar. Konsep swadesi juga perlu dipikirkan sehingga Bali bisa mandiri di bidang sandang,” pinta Putri Suastini Koster.

Baca Juga :   BI Dukung Digitalisasi Pertanian secara End-to-end

Sementara kalangan IKM mengaku senang dengan digratiskannya stan di PKB. Sebab dengan pengeluaran yang makin sedikit, IKM bisa lebih efektif melakukan kegiatannya. “Yang pasti bebasnya biaya stan sangat membantu kami,” ujar pelaku IKM Jro Puspawati.

Pesta Kesenian Bali (PKB) XLI akan berlangsung selama sebulan dari tanggal 15 Juni-13 Juli 2019 di Taman Budaya Denpasar. PKB tahun ini mengambil tema “Bayu Pramana, Memuliakan Sumber Daya Angin” dan akan dibuka Presiden Jokowi. (bas)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar