Ketua Pengkot TI Denpasar: “Walikota Cup 2020” Ajang Persiapan Hadapi Porprov di Badung
(Dutabaliekbis.com),Taekwondo Indonesia (TI) Denpasar segera akan menggelar “Walikota Cup 2020″ sebagai ajang menjaring atlit yang nantinya disiapkan untuk menghadapi Porprov Bali XV/2021 yang akan diselenggarakan di Badung.
Ketua Pengurus Kota (Pengkot) TI Denpasar
Dr. AAP Agung Suryawan Wiranatha,M.Sc. mengatakan hal itu usai dilantik, Kamis (19/12/2019) di Denpasar.
“Kami akan rancang pelatihan jangka panjang untuk mencari Taekwondoin potensial untuk.menghadapi berbagai event baik di tingkat lokal maupun nasional bahkan internasional,” jelas Agung Suryawan yang menjabat Ketua Pengurus Kota (Pengkot) Taekwondo Indonesia (TI) untuk masa bhakti 2019-2023.
Pelantikan ditandai dengan penyematan pin oleh Ketua Harian TI Bali Made Muliasa juga disaksikan Bidang Pembinaan dan Prestasi KONI Denpasar Wayan Ardita, Kasi Olahraga Disdikpora Kota Denpasar Wayan Ardika dan penekun spritual Sandimurti, Ngurah Artha.
Pelantikan dilaksanakan setelah Agung Suryawan terpilih secara aklamasi melalui Musyawarah Olahraga Kota Luar Biasa (Musorkotlub) TI Denpasar yang diadakan Senin (9/12) lalu.

Pada acara tersebut dihadiri utusan KONI Denpasar, Dewa Sudarja dan utusan Pengprov TI Bali. Dari 25 dojang yang ada di Denpasar, 15 di antaranya hadir dan kompak memilih pria yang juga Ketua Paiketan Krama Bali ini.
Suryawan mengaku merasa lega setelah hampir 3 tahun dibekukan. Kini ia akan mencoba mendekati dojang-dojang yang berseberangan dengan dirinya. ”Mari kita lupakan masa lalu untuk menatap masa depan yang lebih baik, selanjutnya bersama-sama bekerja keras mencetak taekwondoin andal untuk mengembalikan kejayaan taekwondo Denpasar,” harapnya.
Apalagi Taekwondo Denpasar di era kepemimpinannya pernah berjaya dengan tampil sebagai juara umum Porprov Bali XI tahun 2013 silam.
Untuk itu, para pengurus yang mendampingi dirinya dalam empat tahun ke depan, diharapkan kerja keras sesuai dengan bidangnya masing-masing.
”Memang perkerjaan ini tidak mudah, tetapi kalau kita sudah bekerja maksimal dan dojang-dojang juga gencar melakukan pembinaan, niscaya Taekwondo Denpasar bisa kembali berjaya. Kita akan terus melakukan konsolidasi internal membahas program kerja jangka pendek dan jangka panjang,” jelas dosen Pariwisata Unud ini. (art)
