Tidak Terbukti Buat Surat Palsu, Hakim Terima Eksepsi Jeanny

(Dutabalinews.com),Tak terbukti melakukan tindak pidana pemalsuan surat akhirnya Majelis Hakim pimpinan Angeliky Handajani Day menerima eksepsi atau nota keberatan yang diajukan Jeanny Yudianto (33).

Dalam sidang agenda putusan sela di PN Denpasar, Kamis (4/6/2020) itu, hakim menilai terdakwa tidak terbukti membuat surat palsu seperti apa yang didakwakan jaksa.

“Dalam surat dakwaan jaksa tidak dapat menguraikan cara terdakwa melakukan tindak pidana pemalsuan surat seperti dakwaan Pasal 263 Ayat 1 dan Ayat 2, sehingga majelis hakim menimbang bahwa tidak ada bukti permuatan pemalsuan surat gugatan tidak masuk pasal 263 ayat 1 dan 2,” ucap hakim

Oleh karena itu, majelis hakim menilai dakwaan jaksa batal demi hukum. Usai sidang penasehat hukum terdakwa Jeanny bernama Mangasi Simangunsong didampingi Mesites Yeremia Simangunsong menegaskan, dakwaan jaksa kabur dan tidak beralasan. Karena dalam dakwaan jaksa hanya menguraikan cara terdakwa mengajukan gugatan perdata selaku penggugat melawan Dony Yudianto terhadap harta warisan yang dimiliki almarhum Yudianto Roestamasji.

“Karena dakwaan jaksa tidak cermat inilah, hakim mengabulkan esepsi kami. Dan dalam uraian dakwaan jaksa tidak menggambarkan adanya peristiwa yang merupakan tindak pidana pemalsuan surat sesuai pasal yang disangkakan jaksa. Namunn uraian jaksa justru mengarah peristiwa perkara perdata,” ucap Mangasi. Oleh karena itu, sudahlah tepat putusan hakim yang menilai dakwaan jaksa batal demi hukum.

Sementara itu, jaksa penuntut umum Siti Sawiah menerangkan usai persidangan, bahwa pihaknya akan berkoodinasi dahulu dengan pimpinan untuk mengambil langkah atau upaya apa menanggapi putusan sela hakim. “Kami koordinasi dulu ya sama pimpinan,” singkat Siti Sawiah. (bro)

Baca Juga :   Mencuri, Warga Bulgaria dan Inggris Dituntut Hukuman Dua Tahun Penjara

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar