Rombongan Yoga Markandeya SIP School Napak Tilas Ke Pura Sabang Daat

(Dutabalinews.com),Rombongan Yoga Markandeya yang bernaung di bawah Yayasan SIP School melakukan napak tilas ke Payogan Ida Markandya, Gunung Rawung, Pura Sabang Daat di Kabupaten Gianyar.

Kunjungan pertama langsung ke pusat Yoga Markandya International I Made Mantra yang juga sebagai Ketua Umum Perkumpulan Penekun Yoga Budaya Nusantara (PPYBN) lalu dilanjutkan napak tilas ke Payogan Ida Markandeya.

“Kami memberikan apresiasi kepada Ibu Ni Made Sukaryani yang juga sebagai trainer yoga SIP School yang telah berjasa mengantarkan kelompok Yoga SIP School untuk menemui guru I Made Sumantra,” kata Nyoman Sarjana, Ketua Yayasan SIP School, Minggu (16/5/2021).

Pura Pucak Payogan yang di-sungsung desa adat Lungsiakan adalah tempat Hyang Rsi Markandeya melaksanakan Tapa, Brata, Yoga dan Semadi. Pura Gunung Raung adalah tempat Hyang Rsi Markandya mengajari sisya-nya pengetahuan agama dan pertanian.

Pura Sabang Daat adalah tempat Hyang Rsi Markandeya melakukan semadi dengan temannya Empu Sidhi Mantra dan Empu Madura.

Pura Sabang Daat terbilang unik jika dibanding pura-pura pada umumnya. Keunikan yang paling menonjol karena areal pura yang sama sekali tidak dilengkapi satu pelinggih pun.

Pura ini berlokasi di ujung utara Kabupaten Gianyar. Hanya berjarak tak lebih dari 2 km dari perbatasan Gianyar dengan Kintamani. Tepatnya di Banjar Puakan, Desa Taro, Tegallalang, Gianyar.

Pura ini bahkan secara kasat mata, tak ubahnya sebuah hutan, dengan pepohonan berukuran besar dan berusia ratusan tahun. Begitu menjejakkan kaki di wilayah Banjar Puakan, tatkala ditanya mengenai keberadaan pura, warga menyebutnya dengan nama Pura Sabang Daat.

Pada kesempatan itu pula diserahkan dana punia secara spontanitas dari Kelompok Yoga SIP kepada Jero Bendesa Desa Lungsiakan Kedewatan Ubud Made Sukadana.(ist)

Baca Juga :   Launching Clip “This is Bali Always Happy”, Crazy Horse Semangati Masyarakat untuk Terus Berkarya

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar