eduCLaaS di ITB STIKOM Bali, Pembekalan bagi Mahasiswa untuk Mengetahui Apa yang Dibutuhkan secara Global

(Dutabalinews.com), eduCLaaS yang digelar di ITB STIKOM Bali mendapat sambutan positif kalangan industri dan perusahaan guna mendapatkan tenaga-tenaga muda yang terampil di bidangnya.

“EduClaaS ini sangat membantu kami dari perusahaan untuk mendapatkan talent-talent berbakat yang dibutuhkan perusahaan,” ungkap Raisa, salah satu perwakilan perusahaan yang turut hadir dalam adukasi yang digelar, Rabu (14/9) di aula Kampus ITB STIKOM Bali. eduCLaaS mengangkat tema “Future-Ready Digital Talent Hybrid Recruitment Drive” dibuka Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan.

Dikatakan sebelumnya talent IT di Bali sangat terbatas karena kebanyakan didominasi oleh hospitality. Namun 5 tahun belakangan ini sudah cukup berkembang dan dibantu institusi pendidikan seperti ITB STIKOM Bali.

Untuk pembekalan mahasiswa, event ini sangat penting untuk mengetahui gambaran apa yang dibutuhkan secara global. “English skill is very important, jadi kemampuan berkomunikasi selain skill teknis. Kita juga akan kerja dengan orang-orang dari luar karena kebutuhan pekerjaan sekarang semuanya bisa bersaing,” tambahnya.

Raisa

Hal senada disampaikan Komisaris PT Tunas Inkubator Kreatif Start Up I Putu Indra Wijaya Suwina yang mengatakan
untuk persiapan memasuki magang ini dibutuhkan mental, keahlian, dan lebih banyak kepada kebutuhan pelanggan. Rata-rata saat ini di luaran mereka lebih cenderung ke pekerjaan-pekerjaan online. Jadi bagaimana mereka bisa kerja di rumah.

Untuk semester ini yang lebih presisi adalah pembangunan start-up. “Kalau untuk lapangan pekerjaan, mereka saat ini kan masih belajar. Kalau untuk kerja saat ini mereka bisa cari kerjaan yang remote worker, part time, jadi sambil kerja masih bisa sekolah. Jangan sampai karena dapat pekerjaan, sekolahnya jadi mundur,” ujar Indra yang juga alumni ITB STIKOM Bali ini.

Terkait lowongan kerja yang disediakan, ia mencoba edukasi beberapa start up inkubator. “Kita coba share ke mereka, jadi ke depannya jangan cuma pekerja, kita harus bisa jadi pengusaha,” ujar Indra.

Sementara Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan kegiatan ini merupakan program yang sudah berjalan hampir satu tahun, kuliah sambil magang online ke Singapura. “Kita kerja sama dengan academy, salah satu lembaga pendidikan di Singapura yang telah menjalin kerja sama dengan 2.000 perusahaan di Singapura maupun dalam negeri. Awalnya kita menjanjikan kepada anak-anak program magangnya online di Singapura. Tapi ternyata dalam perkembangan tidak semua anak-anak memahami bahasa Inggris dengan baik. Jadi ada opsi magang dalam negeri tapi dari segi uang saku relatif sama,” jelas Dadang.

Baca Juga :   Undiksha Kejar Target Unggul di Asia, Lantik Tiga Warek dan Direktur Pascasarjana

Ditambahkan dari pelaksanaan batch 1,2,3 dan kini batch 4, batch ini sudah hampir selesai maka ini akan memasuki masa magang. Berbagai perusahaan akan datang untuk rekrutmen magang tersebut. “Ada yang mungkin cocok di Singapura, dalam negeri, itu akan ditentukan EduclaaS dan perusahaan-perusahaan yang menerima magang itu,” jelasnya.

“Yang terpenting, ini implikasi MBKM yang mungkin di kami lebih lama dilaksanakan daripada program-program MBKM itu sendiri, jadi kami sudah lebih dulu. Ada sekitar 100 awal mulai berguguran tinggal 80 lagi, mudah-mudahan terserap semua baik magang di luar negeri maupun di Indonesia,” ungkapnya.

Indra Wijaya Suwina

Terkait peserta, dikatakan kebanyakan dari angkatan 2021, ada juga mahasiswa angkatan 2020, jadi dari semua jurusan. Sedangkan kelas-kelas luar negeri tidak diperbolehkan ikut ini karena dual degree harus izin dengan partner kita di luar negeri, di Malaysia dll.

Sedangkan lamanya magang 3 tahun, jadi tahun ke-2, 3 dan 4. “Saat magang mereka dapat jaringan, wawasan, pengalaman dan uang saku yang selama 3 tahun jumlahnya sekitar Rp99 juta yang hanya ada di ITB STIKOM Bali tidak ada yang lain,” tambah Rektor.

eduCLaaS adalah platform pembelajaran dan bakat digital di Pan-Asia yang bertujuan untuk memberikan talenta dan pertumbuhan perusahaan dengan CLaaS untuk transformasi ekonomi digital yang inklusif. Kami menghubungkan mahasiswa, pekerja dewasa, perusahaan, pemberi kerja, dan institusi pasca sekolah menengah untuk peningkatan keterampilan digital, induksi karir digital, dan pengembangan tenaga kerja digital.

eduCLaaS mendukung Competency Learning as a Service (Pembelajaran berbasis kompentesi sebagai pelayanan) untuk menjembatani kesenjangan keterampilan digital dengan kurikulum berbasis kompentesi, pembelajaran berbasis integrasi kerja dan penyampaian pembelajaran campuran. CLaaS telah menerima akreditasi dari badan regulator edukasi dan lebih dari 100 universitas. eduCLaaS memiliki jaringan lebih dari 100 kampus, telah melayani lebih dari 50.000 pelajar, dan 2.000 perusahaan di seluruh Asia. (bas)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar