​eduClaaS Kolaborasi dengan ITB STIKOM Bali, Parvin Kaur: Banyak Perusahaan Asing Butuh Talent Indonesia

“Kami percaya bahwa belajar dan bekerja akan terjalin untuk masa depan yang konvergen di mana belajar adalah bekerja dan bekerja adalah belajar”. 

(Dutabalinews.com),Kolaborasi yang dijalankan antara eduClaaS dengan ITB STIKOM Bali bertujuan untuk menyediakan kesempatan bagi siswa menjalani work study degree program (magang).

“Di magang ini mereka diberikan kesempatan untuk mengikuti 12 bulan dimana mereka akan diberikan kemampuan untuk meningkatkan skill teknis dan pengetahuan sebelum mereka dipindahkan ke mode magang,” ujar Associate Director Talent Management eduClaaS, Parvin Kaur di sela-sela edukasi yang diikuti puluhan peserta (siswa) yang berlangsung di kampus ITB STIKOM Bali, Kamis (15/9).

“Dan selama proses ini, kami akan berikan mereka akses untuk terhubung dengan perusahaan-perusahaan di luar Indonesia di Asia. Kita berikan paparan untuk dapat merasakan pengalaman langsung dalam magang dengan banyak perusahaan di luar Indonesia,” tambah Mrs. Parvin.

Dijelaskan, saat ini, siswa diberikan kesempatan memilih 3 program bisnis digital. Di bisnis digital ini siswa dapat belajar tentang digital marketing dan sales di banyak bidang. Selanjutnya ada smart system, dan software engineer.

“Programnya 4 tahun. Siswa belajar penuh di tahun pertama dan bekerja part time di 3 tahun selanjutnya. Saya tentu berharap ini terus tumbuh berkembang, siswa  berhasil dalam bootcamp. Kita akan memperkenalkan siswa-siswa ini ke banyak perusahaan di Asia yang membutuhkan talent-talent ini,” tambah Parvin.

Dikatakan, dalam berpartner dengan industri, siswa diberikan gaji yang dimulai dari 300 dolar AS setiap bulannya. “Ini yang kita biasanya rekomendasikan kepada para industri untuk memberi minimum 300 US dollar tiap bulan. Biasanya ini pekerjaan remote jadi tidak perlu biaya akomodasi. Mereka bisa tinggal di sini dan bekerja dengan banyak perusahaan di luar,” jelasnya.

Parvin mengakui tantangan yang dihadapi para siswa ini biasanya hanya di komunikasi, umumnya karena siswa agak malu dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Sementara semua kelas diberikan dalam Bahasa Inggris, bootcamp juga dalam Bahasa Inggris.

Namun di balik tantangan itu, sebenarnya potensi keuntungan yang didapatkan sangat tinggi. Sebab perusahaan-perusahaan di luar Indonesia (asing) banyak membutuhkan talent dan Indonesia banyak memiliki talent yang bisa menjadi prospek bagus ke depannya di era digital.

Baca Juga :   Sisihkan Lebih Dari 400 Pesaing, Ferdiansyah Juarai Kompetisi Desain Virtual “City Hatch Art”

Melalui kemitraan dengan ITB Stikom Bali, eduCLaaS memberikan kerja-studi internasional di mana pelajar memperoleh pengalaman kerja hingga tiga tahun sebelum lulus. “Program Pendidikan Tinggi eduCLaaS berkontribusi dan bertujuan untuk mengisi kekurangan keterampilan digital di Indonesia,” jelasnya.

Tentang eduCLaaS

eduCLaaS adalah Platform Keterampilan Digital Pan-Asia yang bertujuan untuk memberikan bakat dan pertumbuhan perusahaan dengan CLaaS® untuk transformasi ekonomi digital yang inklusif. Kami menghubungkan mahasiswa pendidikan tinggi, orang dewasa yang bekerja, perusahaan, pengusaha, dan institusi pasca sekolah menengah untuk peningkatan keterampilan digital, induksi karir digital, dan pengembangan tenaga kerja digital.

CLaaS® menghadirkan Pembelajaran Kompetensi sebagai Layanan untuk menjembatani kesenjangan keterampilan digital dengan kurikulum berbasis kompetensi, pedagogi pembelajaran berbasis kerja, dan perjalanan kerja2belajar terpadu. Kursus CLaaS® telah menerima akreditasi dari badan pengatur pendidikan dan lebih dari 100 universitas internasional. eduCLaaS dengan jaringan 100+ kampus, telah melayani lebih dari 50.000+ pelajar, dan 2000+ perusahaan di seluruh Asia dengan CLaaS®. (bas)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar