Ekonomi & Bisnis

Bappeda Bali Susun Konsep Rancangan Awal RPJPD Bali 2025 – 2045

Hal itu terungkap dalam Rapat Pembahasan Rancangan Visi, Misi, Tujuan dan Sasaran serta Persiapan Mekanisme Pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) Konsep Rancangan Awal (Ranwal) RPJPD Provinsi Bali Tahun 2025 – 2045 yang dipimpin Kabid PPEPD Bappeda Provinsi Bali I Made Satya Cadriantara di Denpasar, Kamis, 26 Oktober 2023.

Konsep Ranwal RPJPD tersebut ditargetkan selesai pada akhir Desember 2023 setelah terlebih dahulu akan dicarikan saran dan masukan dari seluruh pemangku kepentingan pembangunan Bali melalui kegiatan yang diberi nama Forum Konsultasi Publik yang jadwalkan pada bulan Desember 2023. Seluruh pemangku kepentingan pembangunan Bali diharapkan berpartisipasi aktif memberikan saran dan masukan dalam Forum Konsultasi Publik tersebut demi kematangan konsep Ranwal RPJPD Bali 20 tahun ke depan.

Made Satya mengemukakan, untuk saat ini, penyusunan konsep Ranwal RPJPD Bali 2025 – 2045 berpedoman pada Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, Tata Cara Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah menunggu pedoman terbau dari Kemendagri Konsep berisi visi, misi, tujuan, sasaran dan indikator kinerja mengenai gambaran kondisi yang ingin diwujudkan pada tahun 2045 atau 20 tahun yang akan datang.

Rumusan visi yang ingin diwujudkan adalah nangun sat kerthi loka Bali menuju Bali Era Baru yang hijau, tangguh dan sejahtera yang terdiri dari dari 6 misi, sejumlah tujuan, sejumlah sasaran dan sejumlah indikator kinerja.

Konsep Ranwal ini belum final. Masih ada beberapa tahapan yang harus dilewati seperti Forum Konsultasi Publik dan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Daerah untuk menetapkan konsep Ranwal menjadi Rancangan Awal dan konsep Ranwal menjadi Rancangan RPJPD. Oleh karena itu saran dan masukan positif dari seluruh elemen masyarakat Bali sangat diharapkan untuk disampaikan dalam forum konsultasi publik dan Musrenbangda yang akan dilaksanakan.

Baca Juga :   Tokocrypto Pedagang Aset Kripto Pertama Teregulasi dan Terdepan di Indonesia Berhasil Dapatkan Investasi Binance

Rapat ini dihadiri oleh Kabid PSDA Bappeda Bali Ida Bagus Made Sutresna, Kabid Inwil Bappeda Bali I Ketut Arnawa, Tim dari Biro Organisasi Setda Provinsi Bali, Tim dari Universitas Hindu Indonesia, Tim dari Badan Pertanahan Nasional Provinsi Bali, Perencana Ahli Utama Bappeda I Putu Astawa, Pranata Humas Ahli Madya I Dewa Putu Gandita Rai Anom, Perencana Ahli  Madya Bappeda I Putu Wira Utama, Ahli Tata Ruang Ir. I Made Arca Wirawan, MM, Ahli Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. I Ketut Sudiarta,  dan staf Bappeda Provinsi Bali.

Berikan Komentar