Global

PT PTPP Sabet Dua Penghargaan dari La Tofi School of Social Responsibility Berkat Keberhasilan Inovasi Pengolahan Sampah TPS 3R di Desa Adat Seminyak

(Dutabalinews.com), PT. Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) menyabet dua penghargaan dari La Tofi School of Social Responsibility, yaitu pada kategori Indonesia Besar Best Social Responsibility Awards 2023 dengan nilai sangat memuaskan untuk PTPP dan kategori Bintang Besar Best Social Responsibility Awards perorangan yang diberikan kepada Direktur Utama PTPP Novel Arsyad.

Penghargaan itu diperoleh diberikan kepada PT PP dengan penilaian Sangat Memuaskan atas kinerja Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan berdasarkan review program: membangun kota tanpa TPA di Pulau Dewata dengan mengelola sampah residu dan plastik menjadi bernilai dengan bantuan pengadaan mesin pengolahan sampah tuntas di TPS 3R Desa Adat Seminyak dan pelatihan manajemen sampah berupa pengenalan teknologi hingga pemasaran.

Menjadikan TPS Desa Adat Seminyak salah satu dari tiga TPS Terbaik di Indonesia. Program ini berhasil mengurangi sampah ke TPA dan menghasilkan produk papan atau balok pengganti kayu yang sangat kuat.

Dua penghargaan ini diberikan setelah PTPP meluncurkan inovasi pengolahan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) 3R di Desa Adat Seminyak dan pelatihan manajemen sampah berupa pengenalan teknologi hingga pemasaran. Demikian disampaikan Ketua Yayasan Kembali Sekolah Arya Hindrarprayoga yang juga Konsultan CSR PTPP di Badung,  Rabu (1/11).

Inovasi pengolahan sampah ini terdiri dari dua mesin pengolahan sampah yang berfungsi untuk memilah sampah organik dan anorganik secara otomatis serta dapat mengolah sampah multilayer. Hal itu didukung KSM Bumi Lestari dan TPST Desa Adat Seminyak begitu juga Yayasan Kembali Sekolah dan Dalang Daurulang by PT Humindo Mega Pratama.

Hasil dari mesin pengolahan sampah kemudian dapat diubah menjadi sebuah karya seni yang bernilai dan dapat berguna lebih untuk menyejahterakan masyarakat, khususnya komunitas pengelola sampah. Program CSR tersebut sudah berjalan sejak Triwulan ke III tahun 2022. Diharapkan, kolaborasi TPST) 3R di Desa Adat Seminyak menjadi No. 1 di Indonesia dan pilot project untuk Indonesia dalam mentuntaskan sampah kota tanpa TPA.

Oleh karena PT PP (Persero) Tbk (PTPP) berkomitmen untuk berkontribusi dalam pengelolaan sampah di Pulau Dewata, khususnya daerah Kuta dan Seminyak sebagai kawasan yang bebas dari sampah (Zero Waste Area).

Baca Juga :   ​AHM Siapkan 20 Kendaraan Listrik untuk Operasional KTT Presidensi G20

Dijelaskan lebih lanjut, teknologi yang dibuat oleh anak bangsa ini terdiri dari dua buah mesin yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Mesin pertama merupakan sebuah mesin pemilah sampah yang dapat memilah sampah secara otomatis antara sampah organik dan sampah anorganik.

Sementara mesin kedua berfungsi sebagai pengolah aneka sampah multilayer, seperti plastik, masker, styrofoam, dan sampah lainnya yang akan diolah menjadi sebuah karya seni yang bernilai dan dapat berguna lebih untuk menyejahterakan masyarakat khususnya komunitas pengelola sampah.

Kecanggihan teknologi tersebut telah mendaatkan apresiasi oleh Anggota DPD RI Dapil Bali Made Mangku Pastika ketika melakukan reses beberapa waktu lalu. Bahkan Tim Ahli Anggota DPD RI Mangku Pastika sudah pernah mengunjungi TPS 3R tersebut ketika masa pandemi. (ist)

Berikan Komentar