Pelantikan Ketua DPD PUTRI Bali akan Dihadiri Pj. Gubernur Bali dan Menparekraf

(Dutabalinews.com),Pelantikan I Gusti Agung Ayu Inda Trimafo Yudha yang kembali terpilih memimpin DPD Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali masa bakti 2022-2026 akan digelar Kamis, tanggal 16 November 2023 bertempat di Gedung Kerta Gosana Puspem Badung.

Pelantikan yang juga dirangkai dengan MoU antara PHRI dengan Perusda serta kegiatan Table Top Business Matching direncanakan akan dihadiri Menparekraf Sandiaga Uno, Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya, para bupati/walikota serta ratusan undangan terkait.

Mendampingi Gek Inda begitu kerap dia disapa juga dilantik Sekretaris Drs. I Wayan Wijana,S.H. (DTW Uluwatu) dan Bendahara Umum Made Yanie Mason (Mason Adventure) dan pengurus lainnya.

Pelantikan pengurus DPD PUTRI Bali ini terbilang padat dengan sejumlah agenda penting. “Kita akan mulai dari jam 9 pagi hingga pukul 17.00 Wita. Selain agenda utama pelantikan pengurus juga ada MoU antara PHRI dengan Perusda dan Table Top Business Matching antara anggota DPD PUTRI dengan Travel Agent Lokal termasuk ASITA dan independen. Juga ada Diskusi Panel sesuai tema pelantikan ‘Balancing Between Culture, Safety and Digital Tourism dan Sustainable’,” jelas Gek Inda dalam pertemuan yang dihadiri perwakilan GWK, Bali safari, Sababay Wine, True Bali Experience, Waterboom, The Nusa Dua, Secret Garden, Carangsari dan Bali Bird Park dll, Senin (13/11) di Kantor BTB Renon Denpasar.

Sebagai asosiasi taman wisata, PUTRI punya peran strategis menjadi  jembatan antara pengusaha dengan pemerintah. Untuk itu pihaknya akan terus berupaya  memperkuat eksistensi PUTRI sehingga bisa memberi manfaat bagi kemajuan pariwisata Bali.

Kegiatan pelantikan ini dikatakan penting untuk pengenalan dan support bagi anggota. Asosiasi dapat dibantu dan ini bisa memberi benefit untuk anggota. “Di acara ini akan ada MoU antara anggota ASITA dan PUTRI dan sama-sama punya tanggung jawab moral. ASITA sering menyampaikan keluhan tentang destinasi wisata terutama ada kenaikan harga dll. jadi kita menjalin komunikasi yang lebih bagus ada MoU dimana pihak ASITA akan merekomendasikan member PUTRI dan apabila ada keluhan dari ASITA kami akan komunikasi dengan para pelaku taman rekreasi,” tambah Gek Inda yang juga anggota DPRD Badung ini.

Baca Juga :   Gus Adhi: Kehadiran Desa Wisata Upaya Seimbangkan Pendapatan Kongkomerat dengan Masyarakat

Pihaknya juga memberikan ruang antara PHRI dengan Perusda dalam upaya membantu hasil UMKM. Perusda yang nanti membeli dan menjual atau mengalirkan ke anggota PHRI. Gek Inda menambahkan di agenda PUTRI ada sembilan hotel yang baru bergabung dengan Perusda  yang akan mengangkat produk lokal.

Terkait pemilihan tempat acara di Badung, menurut Gek Inda karena 80 persen dari pendapatan Badung adalah pariwisata. Sehingga Badung diharapkan mensupport acara ini.

Tema “Balancing Between Culture Safety and Digital Tourism dan Sustainable” diangkat karena ini adalah pilar pariwisata yang sangat penting. “Ada sustainable, ada culture, safety, ada tourism. Dengan tema itu pembicara kita sesuaikan dengan bidang tersebut,” jelasnya seraya menambahkan untuk digital, akan mengundang salah satu artificial intelligence.

Sementara Ketua GIPI Bali Ida Bagus Agung Partha Adnyana mengatakan pentingnya MoU dilakukan. MoU PHRI dengan Perusda yang difasilitasi GIPI itu sudah berjalan sebelumnya. MoU dikatakan sangat dinamis. “Jadi dalam momen pelantikan ini kita memberikan peluang dan akses kerja sama hotel dan perusda dalam support produk lokal (petani). Dalam hal ini petani melalui Perusda,” ujarnya.

Gus Agung juga menekankan safety dalam artian ketertiban untuk menjaga destinasi Bali. “Sekarang ini banyak orang asing sewa tanah, lalu bangun vila dan kemudian disewakan lagi. Dan ini tidak terpantau dengan baik, bagaimana kalau terjadi gangguan,” ujarnya. (bas)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar