Ekonomi & Bisnis

Perkuat Pemberdayaan, BRI Regional Office Denpasar Salurkan Bantuan Sarpras Produksi kepada Klaster Usaha Rumput Laut di Nusa Penida

(Dutabalinews.com),BRI Regional Office Denpasar menyalurkan bantuan sarana prasarana produksi kepada Klaster Usaha Petani Rumput Laut Dusun Semaya, Desa Suana pada Selasa (21/11) bertempat di Sentra Pertanian Rumput Laut Nusa Penida. Bantuan yang diberikan dalam bentuk jaring dan tali untuk pembudidayaan rumput laut.

Bantuan diserahkan langsung oleh Regional CEO BRI Denpasar, Recky Plangiten beserta jajaran, kepada delapan Klaster Kelompok Tani, yaitu Klaster Kelompok Tani (KT) Rumput Laut Jada Segara, KT Rumput Laut Merta Segara 1, KT Rumput Laut Merta Segara 2, KT Rumput Laut Tirta Segara, KT Rumput Laut Wahyu Segara, KT Rumput Laut Segara Asih, KT Rumput Laut Segara Mandiri, dan KT Rumput Laut Sari Segara. Dari delapan klaster ini, memiliki total anggota sebanyak 177 anggota.

Pemberian bantuan tersebut selain dihadiri oleh Ketua dan anggota klaster, juga turut dihadiri oleh segenap perangkat Desa Suana yaitu I Gede Hendra Novayana yang hadir mewakili Bapak Kepala Desa, Kepala Dusun Semaya-I Gede Jaya, dan Bendesa Adat-I Wayan Sugata.

Recky Plangiten mengatakan, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara konsisten melakukan pemberdayaan dan pendampingan untuk memajukan UMKM Indonesia. Hal itu diwujudkan kepada klaster atau kelompok usaha, baik dalam bentuk pelatihan literasi keuangan, pendampingan, maupun pemberian bantuan sarana prasarana produksi.

Sebagai bank yang memiliki komitmen untuk pemberdayaan UMKM, BRI memiliki journey pemberdayaan yang komprehensif. Dukungan kepada klaster usaha menjadi salah satu fokus pemberdayaan dasar yang akan terus dikembangkan.

Recky Plangiten dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa program pengembangan Klaster Usaha merupakan program untuk mendukung perkembangan UMKM dengan melaksanakan pembinaan dan bimbingan, serta pelatihan kepada pelaku UMKM.

Hingga saat ini terdapat 851 Klaster Usaha binaan di seluruh Bali, NTT dan NTB. Dari total tersebut, 374 Klaster bergerak di sektor usaha Pertanian, 326 Klaster sektor Industri Pengolahan, 92 Klaster sektor Perikanan, 46 Klaster sektor Perdagangan, dan 13 Klaster di sektor jasa lainnya.

Selain itu, dalam mendukung kemudahan transaksi keuangan, Bank BRI berkomitmen untuk lebih mendekatkan pelayanan perbankan kepada masyarakat melalui Agen Brilink. “BRI senantiasa berperan dalam pemberdayaan dan pengembangan UMKM dengan menyalurkan kredit. Apabila dalam mengembangkan usaha masyarakat membutuhkan tambahan modal, jangan sungkan-sungkan menghubungi petugas Mantri BRI,” pungkas Recky.

Baca Juga :   Universitas Udayana Berkolaborasi dengan Berbagai Universitas Gelar International Conference on Science, Technology and Applications of Additive Manufacturing

Mewakili pemerintah Desa Suana, I Gede Hendra Novayana menyampaikan, dengan bantuan seperti ini ia nilai sangat bermanfaat bagi warganya, yang hampir 90% mata pencaharian adalah petani rumput laut, selain saat ini sudah banyak juga yang beralih di bidang pariwisata.

Menurutnya, di Nusa Penida, Dusun Semaya memiliki petani rumput laut terbesar selain di Pulau Lembongan. “Kami sangat berterima kasih atas apa yang sudah diberikan oleh BRI terkait penyerahan bantuan klaster usaha ini, sangat bermanfaat bagi warga kami. Kami juga memberikan apresiasi kepada BRI atas kemudahan yang diberikan dalam hal layanan bank dan pengajuan modal usaha, terutama KUR (Kredit Usaha Rakyat) dimana KUR sangat mendukung usaha warga kami di Desa Suana,” ujarnya.

Ia berharap, bantuan dapat diberikan BRI secara berkelanjutan baik dalam bentuk dana usaha, pemberian bibit rumput laut, ataupun dukungan CSR lain yang bermanfaat untuk Desa.

I Nyoman Sudastra, salah satu Ketua Klaster juga menyampaikan testimoninya, dimana banyak dari anggotanya yang telah menabung dan mendapat kredit KUR di BRI, yaitu di BRI Unit Batununggul, Kantor Cabang Semarapura. (ist) 

Berikan Komentar