UPMI Bali Gelar Wimbakara Sutasoma, Pelajar Diajak Lestarikan Bahasa dan Sastra Bali
(Dutabalinews.com), Komitmen pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali kembali ditegaskan Universitas PGRI Mahadewa Indonesia (UPMI Bali). Salah satunya melalui penyelenggaraan lomba atau wimbakara Sutasoma dalam rangka Bulan Bahasa Bali 2026 yang digelar di lingkungan kampus UPMI Bali.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Redha Gunawan dan Gedung Paseban UPMI Bali pada Kamis (5/2), melibatkan puluhan pelajar SMA/SMK dari berbagai kabupaten/kota di Bali. Rektor UPMI Bali, Prof. Dr. Drs. I Made Suarta, S.H., M.Hum., saat membuka acara menegaskan bahwa Bulan Bahasa Bali harus terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai tanggung jawab kolektif dalam menjaga identitas budaya.
“Bulan Basa Bali ini harus terus diadakan setiap tahunnya. Kalau bukan kita yang melestarikan budaya kita, siapa lagi?” ujarnya.
Ia menambahkan, UPMI Bali secara rutin menggelar peringatan Bulan Bahasa Bali sebagai bentuk komitmen mendukung program pembangunan Pemerintah Provinsi Bali, Nangun Sat Kerthi Loka Bali, khususnya di bidang sosial budaya. Upaya tersebut juga diwujudkan melalui penerapan penggunaan busana adat Bali serta penguatan pelestarian bahasa, aksara, dan sastra Bali sebagai jantung budaya Bali.
Wimbakara Sutasoma Bulan Bahasa Bali 2026 di UPMI Bali mengusung tema “Lestari Tradisi Lan Budaya Mawit Saking Sutasoma: Suratang, Wacenang, Baosang, Miarsayang Basa, Aksara, Miwah Sastra Bali Nuju Atma Kerthi Udiana Purnaning Jihwa.” Tema ini mencerminkan penguatan nilai budaya melalui praktik langsung berbahasa, beraksara, dan bersastra Bali di kalangan generasi muda.
Tiga jenis lomba diselenggarakan, yakni lomba pidato (mapidarta), lomba menulis (nyurat) aksara Bali, dan lomba membaca (ngwacen) puisi. Lomba mapidarta diikuti 15 peserta, lomba nyurat aksara Bali diikuti 50 peserta, serta lomba ngwacen puisi diikuti 20 peserta. Pada lomba mapidarta, Juara I diraih Ni Komang Yunita Sari (SMAN 1 Bebandem), Juara II Ni Putu Maysia Putri (SMAN 1 Kuta), dan Juara III Ni Komang Wulan Kamayani (SMKS Kesehatan Bali Kreshna Medika).
Lomba ngwacen puisi menempatkan Ni Kadek Maharani (SMAN 1 Kuta Selatan) sebagai Juara I, disusul I Gusti Ayu Andini Iswari (SMKN 2 Denpasar) sebagai Juara II, serta Ni Putu Vilia Anggraini (SMAN 5 Denpasar) sebagai Juara III. Adapun pada lomba nyurat aksara Bali, Juara I diraih SMAN 7 Denpasar, Juara II SMAN 1 Mengwi, dan Juara III SMAN 2 Semarapura.
Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka mengikuti seluruh rangkaian lomba. Salah satu pemenang lomba mapidarta, Ni Komang Yunita Sari, mengaku bangga dapat ambil bagian dalam kegiatan tersebut. “Saya sangat senang bisa mengikuti lomba seperti ini. Tidak sia-sia perjuangan saya dari Bebandem ke UPMI Bali, dan harapannya tahun depan bisa ditambah lagi kategori lomba,” ujarnya. (sus)
