TP PKK Denpasar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Banjar-Banjar

(Dutabalinews.com), Tim Penggerak (TP) PKK Kota Denpasar melaksanakan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis sumber sekaligus membagikan ratusan Compost Bag kepada masyarakat di sejumlah banjar yang tersebar di empat kecamatan di Kota Denpasar, Minggu (8/3). Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan TP PKK terhadap program Pemerintah Kota Denpasar dalam pengelolaan sampah dari sumbernya, khususnya di tingkat rumah tangga. Adapun banjar yang menjadi lokasi kegiatan antara lain Banjar Kedaton (Kelurahan Sumerta), Banjar Padang Gria (Kelurahan Padangsambian), Banjar Pande (Kelurahan Pedungan), Banjar Kebon Kuri Lukluk (Kelurahan Kesiman), Banjar Plagan (Kelurahan Penatih), serta Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod (Kelurahan Dangin Puri).

Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara yang hadir di Banjar Kedaton menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar para anggota PKK di tingkat banjar agar dapat menjadi penggerak dalam mengedukasi masyarakat mengenai pemilahan dan pengolahan sampah dari rumah tangga. Menurutnya, peran ibu rumah tangga sangat penting dalam membangun kebiasaan memilah sampah di lingkungan keluarga.

“Kami di TP PKK Kota Denpasar sebagai mitra pemerintah berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat terkait pengelolaan sampah berbasis sumber. Harapannya, jika dimulai dari rumah tangga, pengelolaan sampah di Kota Denpasar dapat berjalan lebih optimal,” ujar Sagung Antari. Sementara itu, Sekretaris I TP PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa menambahkan bahwa selain pembagian Compost Bag, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai cara penggunaan komposter, jenis sampah organik yang dapat diolah, hingga tips penempatannya di rumah. Lurah Dangin Puri, I Wayan Swi Putra mengapresiasi kegiatan ini dan menyebutkan bahwa di wilayahnya dibagikan masing-masing 100 komposter di Banjar Abasan dan Banjar Kayumas Kelod sebagai langkah awal mendorong pengelolaan sampah berbasis sumber di tingkat rumah tangga. (hms)

Baca Juga :  Buka Rakor Gustu Reforma Agraria, Gubernur Bali Ingin Persoalan Pertanahan Selesai dan Berpihak pada Masyarakat