TP Posyandu Denpasar Dorong Layanan Mandiri Pasca Penutupan Program Parip
(Dutabalinews.com), Sekretaris 1 TP Posyandu Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa, secara resmi menutup kegiatan Posyandu Paripurna dan Posyandu 6 SPM bagi ibu hamil, balita, dan lansia di Banjar Tangguntiti, Kelurahan Tonja, Kecamatan Denpasar Utara, Rabu (22/4). Penutupan ini menandai berakhirnya rangkaian 10 kali pertemuan pelayanan kesehatan dan pemberdayaan masyarakat yang digelar Pemerintah Kota Denpasar. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas PMD Kota Denpasar I Wayan Budha, Camat Denpasar Utara I Wayan Ariyanta, Lurah Tonja I Gede Oka Darmawan, perwakilan Dinas Kesehatan, pengurus TP PKK, serta kader dan peserta Posyandu.
Dalam sambutannya, Ayu Kristi menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader dan peserta atas terselenggaranya kegiatan dengan baik. Ia berharap manfaat Posyandu Paripurna dengan enam standar pelayanan minimal dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat. Ayu Kristi menegaskan, Posyandu kini tidak hanya berfungsi sebagai pusat layanan kesehatan, tetapi juga sebagai wadah pelaporan berbagai persoalan sosial dan lingkungan di masyarakat. Kader diharapkan mampu menjembatani laporan tersebut secara berjenjang agar dapat ditangani dengan baik.
Meski program telah ditutup, TP PKK Kota Denpasar mendorong agar pelayanan Posyandu di Banjar Tangguntiti tetap berlanjut secara mandiri. Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif memilah sampah dari rumah sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan. Sementara itu, Kepala Lingkungan Banjar Tangguntiti, I Putu Karmana, menyampaikan bahwa program ini telah memberikan pelayanan kepada 50 lansia dan pra-lansia, 50 balita, serta 3 ibu hamil sejak dimulai pada 18 Februari 2026. Pihaknya memastikan layanan Posyandu reguler akan terus berjalan guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (hms)
