Grab #AMANUNTUKSEMUA Tingkatkan Kualitas dan Keamanan Bagi Mitra Pengemudi dan Penumpang di Bali

‘Grab perkenalkan fitur-fitur keselamatan dan keamanan yang inovatif untuk
menghadirkan transportasi yang aman dan nyaman, baik bagi mitra pengemudi maupun penumpang di Bali.
Kegiatan ini merupakan bagian dari dari kampanye #AMANUNTUKSEMUA yang
bertujuan untuk terus mendorong kesadaran aman berkendara baik bagi mitra
pengemudi maupun pelanggan Grab. Grab bersama Forum Pengada Layanan (FPL) memberikan pelatihan keamanan sebagai upaya meningkatkan keselamatan perempuan, baik sebagai penumpang maupun mitra
pengemudi’.

(Dutabalinews.com),Sebagai aplikasi serba bisa terkemuka di Asia Tenggara,
Grab memiliki komitmen untuk memprioritaskan keamanan dan keselamatan mitra pengemudi dan pengguna layanannya. Realisasi terkini dari komitmen tersebut adalah
diselenggarakannya kegiatan Safety Roadshow Bali, yang merupakan bagian kampanye terbaru Grab #AMANUNTUKSEMUA.

Melalui kampanye ini, para mitra pengemudi Grab di
Bali yang terpilih mendapatkan pelatihan khusus mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan seksual. Selain itu, acara yang diselenggarakan di Denpasar, Bali ini sekaligus
menjadi ajang pengumuman sejumlah inovasi fitur keamanan baru, yakni ‘Pusat
Keselamatan’ dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang & Mitra Pengemudi.

Fitur-fitur yang ditampilkan dalam Safety Roadshow Bali adalah bagian dari Roadmap
Teknologi Keselamatan yang sudah diluncurkan sejak akhir 2018 lalu, dengan tujuan utama mencapai angka kecelakaan “nol insiden”. Grab memulai langkah pencegahan itu dengan menggandeng Forum Pengada Layanan (FPL) untuk mengadakan Safety Roadshow serta
memberikan edukasi pada mitra pengemudi dan melakukan pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas kekerasan seksual.

Sebelumnya, Grab Safety Roadshow telah diselenggarakan di Bandung, Makassar, Medan, Surabaya, Palembang, dan Yogyakarta.
Bali merupakan kota ke-7 yang dikunjungi dalam rangkaian acara tersebut.
Selain edukasi pencegahan, sebagai bagian dari kerja sama Grab dan FPL telah dilakukan kampanye donasi untuk FPL di platform GrabRewards yang dilakukan sejak bulan
Desember 2019 sampai dengan 10 Januari lalu. Donasi yang terkumpul sebesar Rp109.965.000 dari 2.860 pengguna aplikasi dan dana khusus dari Grab akan FPL gunakan untuk program pemberdayaan ekonomi perempuan penyintas di 3 (tiga) area yaitu Wilayah
Jawa, Wilayah Sumatera dan Kalimantan, serta Wilayah Indonesia Timur termasuk Bali.

Baca Juga :   Trisno Nugroho: Pengguna QRIS Meningkat Tajam

Halim Wijaya, Head of Grab Bali di sela-sela acara, Kamis (13/2/2020) di Kuta menjelaskan, Grab memiliki misi untuk menciptakan
transportasi yang aman sehingga bisa diandalkan oleh siapapun, untuk kebutuhan apa pun.
Karena itu kami selalu menetapkan standar tinggi dalam hal keamanan dan keselamatan mitra pengemudi dan pengguna di Indonesia, bahkan terus meningkatkan keandalannya.

Sekarang di Bali, baik mitra pengemudi maupun pengguna akan merasa lebih aman di perjalanan berkat adanya fitur Safety Center yang bisa diakses dengan satu ketukan, serta Share My Ride yang berguna untuk memberikan akses pemantauan perjalanan pada orang terdekat.

“Selain itu, kami juga mendedikasikan diri untuk selalu meningkatkan kualitas layanan, salah satunya dengan mengadakan psikotes di proses perekrutan mitra
pengemudi. Kami sangat bangga bisa menjalin kemitraan dengan FPL yang menaungi lembaga pengada layanan untuk korban kekerasan di 32 provinsi di Indonesia,” jelas Halim.

Semua inisiatif dan kemitraan ini diharapkan bisa memberikan dampak sosial besar dan meningkatkan keselamatan berkendara di masyarakat Bali, serta seluruh Indonesia. “Kami juga bahagia dapat mendukung misi FPL untuk memberdayakan para penyintas kekerasan
sehingga membantunya mandiri secara finansial. Semua ini adalah bukti nyata dari misi GrabForGood yang selama ini kami berusaha untuk wujudkan,” tambah Halim.

Mochamad Fadjar Wibowo, Head of Platform Safety, Grab Indonesia menambahkan teknologi Keselamatan selalu menjadi perhatian dan prioritas Grab. “Kami selalu berinovasi untuk meningkatkan keunggulan operasionalnya, sehingga mudah dipakai saat dibutuhkan, serta turut memberi dampak positif pada peningkatan standar keamanan transportasi di
Indonesia,” ujarnya.

Beberapa di antaranya adalah membentuk tim respon insiden keselamatan yang aktif 24/7, perlindungan asuransi kecelakaan untuk mitra pengemudi dan penumpang di setiap perjalanan, serta prosedur seleksi yang ketat menggunakan psikotes. “Semuanya merupakan fondasi keamanan dan keselamatan yang sudah kami jalankan bertahun-tahun, dan sudah tentu akan terus kami kembangkan ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara Ni Luh Putu Nilawati, Direktur LBH APIK Bali yang juga anggota Forum Pengada Layanan menambahkan Grab dan FPL hadir dengan tujuan yang sama, yaitu mendorong
terwujudnya kesadaran masyarakat akan keamanan dan keselamatan berkendara, untuk perempuan maupun laki-laki. “Tentu saja kami sangat senang dengan terlaksananya Safety
Roadshow di Bali. Kegiatan ini diharapkan bisa memberikan wawasan baru untuk mitra pengemudi, penumpang, juga berbagai pihak terkait.

Baca Juga :   Siti Maryati: Tahun Ini Coco Group Rencanakan Masuk Bursa Saham

Terutama mengenai topik keamanan, keselamatan, kekerasan berbasis gender, termasuk kekerasan seksual,” ujarnya. Pihaknya juga sangat mengapresiasi Grab yang menangani isu ini dengan perspektif yang inklusif, serta
menunjukkan kepedulian dengan menggelar acara edukasi atau pelatihan seperti sekarang ini selain lewat pemberdayaan ekonomi untuk para penyintas kekerasan.

Sejak diluncurkannya Roadmap Teknologi Keselamatan di bulan Oktober 2018, Grab melihat terjadi penurunan insiden yang dapat dicegah sebesar 39% di Indonesia. Peluncuran “Pusat Keselamatan” dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi merupakan kelanjutan komitmen ini.
Meskipun tidak ada standar keselamatan taksi atau transportasi online yang seragam di seluruh kawasan, Grab membandingkan kinerja keselamatannya dengan standar minimum
Kualitas Layanan yang ditetapkan regulator transportasi darat Singapura untuk industri taksi.(ist)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar