558 PMI Tiba di Bali Langsung Karantina

(Dutabalinews.com),Dansubsatgas Pam Pelabuhan Percepatan Penanganan Covid-19 yang juga Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Denpasar Bali Kolonel Laut (P) Ketut Budiantara, S.E., kembali memimpin penerimaan kedatangan pekerja migran Indonesia (PMI) pada Senin dan Selasa (15-16/6/2020), yang diturunkan dari kapal MV Carnival Dream dan MV Carnival Conquest di Perairan Benoa Bali.

Disamping melalui pelabuhan Benoa Bali, Subsatgas Pam Pelabuhan Percepatan Penangan Covid-19 Provinsi Bali juga bersiaga di dua pintu masuk Pulau Bali yaitu di Pelabuhan Gilimanuk Kab. Jembrana dan Pelabuhan Padang Bai Kab. Karangasem, dimana pekerja migran Indonesia (PMI) yang masuk Bali via darat sebagian besar masuk lewat pelabuhan Gilimanuk Kab. Jembrana.

Danlanal Denpasar selaku Dansubsatgas Pengamanan Pelabuhan menyampaikan jumlah keseluruhan PMI yang bekerja di kapal pesiar berbagai negara belahan dunia yang masuk ke Bali melalui Pelabuhan Benoa Bali selama dua hari dengan dua kapal (MV. Carnival Dream dan MV. Carnival Conquest) sebanyak 558 orang.

Menurut Danlanal, meskipun dari pihak perusahaan tempat PMI bekerja telah melengkapi berbagai surat keterangan kesehatan, akan tetapi untuk memastikannya masih perlu dilakukan pemeriksaan kesehatan dan karantina yang berdasarkan protokol kesehatan saat setibanya di Indonesia, mereka semua harus tetap menjalani serangkaian tes kesehatan sesuai dengan prosedur kesehatan, meskipun dari perusahaannya mereka telah dilengkapi Fit to Travel Certificate (surat keterangan sehat), rapid test dan swab test dengan hasil negatif,” tegas Danlanal.

Baca Juga :   Dialog Reses Mangku Pastika: Pendapatan Pariwisata Sangat Besar, Bali Mestinya Punya Dana Darurat

Usai dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Satgas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Bali, seluruh PMI dibawa ke tempat yang berbeda untuk dilakukan karantina, untuk ABK dari MV. Carnival Dream di Hotel Patra Jasa Kuta dan untuk ABK MV. Carnival Conquest ditempatkan di Hotel Innaya Putri Bali.

Dalam pelaksanaan tugas Subsatgas Pam Pelabuhan di bantu oleh instansi terkait untuk pengamanan sektor pelabuhan dan perairan Bali dengan melibatkan pasukan dari Denkav 4/SP Dam IX/Udayana, Polair Polda Bali, KP3 Benoa, Basarnas, dan KPLP. Sedangkan untuk Pangkalan TNI AL Denpasar sendiri menurunkan satu Kal Tanjung Pandangan, Combat Boat, Patkamla Bali, Sea Rider dan Catamaran.

Danlanal Denpasar berharap kepada seluruh masyarakat Bali agar tetap selalu mengikuti dan menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah daerah. Ditambahkan, dalam percepatan penanganan Covid-19 yang dihadapkan dengan situasi New Normal ini merupakan suatu wujud perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal, tanpa melupakan penerapan protokol kesehatan guna mencegah terjadinya penularan Covid-19 di Pulau Bali. (pen)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar