Pak Oles: Pemimpin Harus Fokus, Ibarat Pemanah

(Dutabalinews.com),Direktur Utama PT Karya Pak Oles Tokcer, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr menegaskan, pemimpin dalam sebuah organisasi atau negara ibarat sopir atau pemanah yang mengarahkan anak panah secara tenang, fokus, mantap dan terkendali untuk mencapai tujuan yakni kehidupan masyarakat yang sejahtera, rukun, damai dan harmonis.

“Karakter pemimpin yang bertanggung jawab itu harus dibentuk oleh berbagai pihak, mulai dari orangtua, masyarakat, teman-teman dekat, guru dan pemerintah lewat pendidikan formal dan non formal secara terus menerus dalam proses yang panjang,” kata Gede Ngurah Wididana yang akrab disapa Pak Oles ketika memberikan motivasi tentang kepemimpinan Hindu yang disiarkan sebuah stasiun tevisi di Denpasar, Senin (29/6/2020).

Dikatakan pemimpin dibentuk melalui kesabaran karena dengan cara itu dapat membentuk karakter pemimpin yang lebih baik dan berkualitas guna melanjutkan perjuangan organisasi atau sebuah Negara untuk lebih maju. Proses panjang dalam membentuk karakter pemimpin yang tangguh disebut “tapa” yakni tahan banting, tekun , bekerja keras secara tulus iklas sehingga mampu mewujudkan hasil nyata yang gemilang.

Baca Juga :   Pak Oles: Pertanian Tetap Punya Prospek Cerah Pasca Covid-19

Alumnus S-2 Faculty Agriculture University of The Ryukyus Okinawa Jepang dan S-3 Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar yang kini berubah menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar mengingatkan, pemimpin harus memiliki kesabaran yang merupakan kekuatan sumber daya yang tidak ternilai.

Seorang pemimpin harus memiliki visi gambaran besar, ibarat mimpi secara lahir batin, untuk dapat diwujudkan menjadi kenyataan dalam waktu lima tahun maupun sepuluh tahun yang akan datang, yakni masyarakat yang sejahtera, damai dan rukun. ‘’Tidak ada pemimpin yang menginginkan organisasi yang dikendalikannya menjadi sakit atau kacau, namun semua anggota organisasi atau masyarakat hidup rukun dalam keberlimpahan,” ujar Pak Oles.

Pemimpin dapat mewujudkan semua itu melalui kerja keras, tekun, kreatif dan proses pembelajaran secara terus menerus yang dapat menghasilkan produksi atau program strategis yang mampu menarik simpati masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan kehidupan masyarakat yang sejahtera dan damai. Pemimpin yang kreatif, inovasi dan tahan banting akan menjadi contoh bagi masyarakat, sehingga program strategis dapat dengan mudah dilaksanakan untuk mewujudkan visi mensejahterkan kehidupan masyarakat. (ist)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar