Darma Susila Berharap Anggaran Pertanian Dinaikkan 5 Persen

(Dutabalinews.com),Anggota Komisi II DPRD Bali I Kade Darma Susila,SH berharap Pemerintah Provinsi Bali bisa mengalokasikan anggaran secara bertahap hingga minimal 5 % dari APBD untuk pengembangan di sektor pertanian dalam arti luas.

“Tahun-tahun sebelumnya dana APBD untuk pertanian masih di bawah 5%. Hal tersebut bisa dilihat dari Rekomendasi DPRD Provinsi Bali Nomor 3 terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2018,” ujarnya dalam Sidang Paripurna, Selasa (21/7).

Peningkatan anggaran sektor pertanian ini dinilai penting mengingat Bali memiliki potensi besar di sektor tersebut untuk dikembangkan guna mensejahterakan masyarakatnya. Sektor pertanian juga memberi kontribusi bagi pariwisata yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Bali.

Di sisi lain dikatakan ada momen menggembirakan yakni Provinsi Bali berhasil memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hingga 7 kali berturut-turut.

Keberhasilan Provinsi Bali memperoleh opini WTP bukanlah tujuan akhir dari pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah. Karena setelah memperoleh opini WTP goalnya adalah bisa mensejahterakan masyarakatnya dengan tetap memberikan pelayanan yang prima di segala bidang.

Baca Juga :   Kemenangan PDI Perjuangan dan Jokowi Harga Mati, Rai Wirajaya Ajak Caleg Kerja Kolektif

“Apalagi opini WTP tersebut merupakan bukti bahwa pengelolaan keuangan daerah sudah dikelola dengan wajar dan transparan, serta akuntabel guna memberikan dan meningkatkan kepercayaan publik nantinya,” terangnya.

Dijelaskan, memperoleh opini WTP sebanyak 7 kali berturut-turut tentu ada rekomendasi yang dimaksud seperti menentukan besaran SiLPA Tahun Anggaran 2019 yang diperkirakan mencapai Rp831,815 miliar lebih atau mendekati 13 % dari total belanja yang di dalamnya terdapat pertumbuhan ekonomi pertanian dan penguatan ekonomi di luar industri pariwisata.

“Dengan melihat besaran SILPA yang dimiliki Provinsi Bali, maka ke depannya harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik dan diarahkan untuk program-program prioritas,” jelasnya.(sus)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar