Dugaan Penganiayaan, Warga Irlandia Dituntut 10 Bulan

(Dutabalinews.com),Ciaran Francis Caulfield, warga asal Irlandia dituntut hukuman 10 bulan dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap korban Ni Made Widyastuti Prasasti, yang diketahui menggelapkan uang milik Vila Kubu, Seminyak (PT Vila Bali Villas) sebesar Rp350 juta.

Usai mendengar tuntutan Jaksa dalam sidang di PN Denpasar, Kamis (10/9/2020) itu, Penasehat Hukum terdakwa yakni Jupiter Gul Lalwani, S.H bersama Chandra Katharina Nutz, S.H mengajukan pembelaan atau pledoi. Namun, majelis hakim memberikan waktu kuasa hukum terdakwa membacakan pembelaan dua pekan ke depan.

“Terdakwa melawan hukum melakukan penganiayaan terhadap korban sehingga kami menuntut terdakwa melanggar Pasal 351 Ayat 1 KUHP,” ucap Jaksa Penuntut Umum dari Kejati Bali, Lumisensi diwakili M. Rindajani dihadapan Hakim Ketua Putu Gede Noviarta itu.

Mendengar tuntutan jaksa itu, kuasa hukum terdakwa usai sidang menyatakan tuntutan jaksa tergolong tinggi karena saksi-saksi yang dihadirkan dalam persidangan tidak menguatkan perbuatan terdakwa.

“Sudah jelas, semua saksi yang dihadirkan tidak kuat memberikan pembuktian dan kami kuasa hukum telah memutar vidio bahwa tidak ada melakukan pemukulan dan apa yang dalam dakwaan penuntut umum tidak terbukti di persidangan,” ucap pengacara terdakwa.

Baca Juga :   Lagi, Tiga Aset Tanah Mantan Kepala BPN Tri Nugroho Disita Kejati Bali

Dalam dakwaan, aksi terdakwa dilakukan pada 26 Desember 2019, pukul 16.30 Wita dimana terdakwa mengadakan rapat di Vila Kubu dan meminta korban mengakui perbuatannya telah mengambil dan menggunakan uang milik PT VIP Bali Villas sebesar Rp350 juta.

Karena kesal, terdakwa lantas menganiaya korban dengan menggunakan tangan kanannya dan mengakibatkan korban mengalami luka-luka.(bro)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar