Ketut Sudana: Kolaborasi Budidaya Lele dan Kolam Pancing Banyak Diminati

(Dutabalinews.com),Awalnya Ketut Sudana,MPd. hanya iseng memelihara ikan lele karena adanya wabah Covid-19 yang menyebabkan kesibukannya di luar rumah berkurang.

Namun ternyata usaha tersebut memberi nilai ekonomi yang cukup besar sehingga ia lebih intensif mengembangkan lele. “Awalnya sekitar 2 ribu ekor, tapi sekarang sudah tiga puluh ribu ekor,” ujar mantan guru yang kini sebagai Anggota DPRD Kota Denpasar ini, Minggu (4/10) di lokasi budidaya lele di kawasan Banjar Kedua, Desa Peguyangan Kangin Denpasar.

Pria sederhana ini, di waktu senggangnya kini lebih banyak berada di tempat usahanya yang terus dibenahi. Sebab selain budidaya lele, ia juga mengembangkan kolam pancing di lokasi yang cukup luas dan mulai asri ini. “Selain memancing, warga yang datang juga berekreasi di lokasi ini. Saya lagi menata sekaligus mempersiapkan layanan tambahan bagi pemancing yang dapat ikan,” ujar politisi Partai Gerindra ini.

Mantan Plt. Kadisdikpora Kota Denpasar ini menambahkan keberadaan kolam pancingnya selalu ramai dikunjungi warga. Selain lokasi kolam pancing yang luas juga jauh dari kebisingan. Warga yang mau mancing juga tak perlu keluar biaya tinggi.

Baca Juga :   Program "Gadai Tanah" PT. Pegadaian, Dukung Petani Berdayakan Lahan Pertanian

“Setiap Selasa, Jumat dan Minggu kami mengadakan lomba. Untuk Selasa dan Jumat tiketnya hanya Rp 35 ribu dengan sistem skor,” tuturnya. Sementara untuk lomba di hari Minggu, lanjut dia, tiketnya Rp 60 ribu dengan ikan master berikut hadiah menarik lainnya.

“Kami juga membuka mancing harian hanya Rp 25 ribu per orang. Semua ikan yang didapat boleh dibawa pulang,” tuturnya. (sus)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar