Rizki: Waspadai Tingginya Harga Cabai dan Daging Babi Jelang Galungan

(Dutabalinews.com),Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Rizki Ernadi Wimanda mengatakan perkembangan harga di Provinsi Bali mengalami deflasi -0,15% (mtm) pada Februari 2021.

“Meski demikian, beberapa komoditas pangan justru mencatat kenaikan harga, di antaranya cabai rawit, cabai merah, daging babi, sawi hijau dan bayam,” jelas Rizki saat rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kab. Badung, Jumat (19/3) di kantor Bupati Badung. Rapat dipimpin Wakil Bupati I Ketut Suiasa serta diikuti anggota TPID Kab. Badung.

Rizki menambahkan, dalam rangka antisipasi Hari Raya Galungan dan Kuningan pada bulan April mendatang, komoditas yang perlu diperhatikan yaitu cabai merah, cabai rawit dan canang sari karena secara historis selama 3 tahun pada hari raya Galungan dan Kuningan ketiga komoditas tersebut sering mengalami kenaikan harga.

Komoditas cabai rawit yang masih belum menunjukkan penurunan harga hingga saat ini perlu diwaspadai dimana pasokan masih belum optimal akibat curah hujan yang tinggi, serta peningkatan permintaan menjelang hari raya.

Bank Indonesia merekomendasikan sejumlah kebijakan untuk pengendalian inflasi ke depan yaitu, (1) pelaksanaan program pengendalian inflasi sesuai kewenangan OPD dengan tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19.

(2) TPID menjamin kecukupan pasokan, kestabilan harga dan kelancaran distribusi menjelang hari raya Galungan dan Kuningan, (3) optimalisasi penggunaan CAS (Controlled Atmosphere Storage), (4) mendorong kerjasama antar daerah dan (5) mendorong pembentukan BUMD pangan.

CAS merupakan sistem yang mengkombinasikan teknologi pendingin dengan teknologi pengkondisian udara sebagai alat penyimpan produk komoditi hortikultura dalam jangka waktu yang lebih panjang dari metode konvensional.

Mesin CAS dapat mengawetkan berbagai komoditas seperti cabai dan bawang merah. Berdasarkan informasi dari Perumda Pasar selaku pengelola CAS di Kabupaten Badung, daya tahan cabai yang disimpan dalam CAS dapat bertahan hingga 2 minggu dan bawang merah dapat bertahan hingga 3 bulan.

Di sisi lain Rizki mengatakan pertumbuhan ekonomi Bali pada triwulan IV 2020 tumbuh -12,21% (yoy), sedikit membaik dibanding triwulan III 2020 yang mencapai -12,32% (yoy).

Baca Juga :   Bank Indonesia bersama Perbankan dan Pemda Bekerja Sama dalam Pemulihan Ekonomi Bali

Sementara Wakil Bupati Badung Suaisa mengapresiasi komitmen dan kinerja seluruh anggota TPID Kabupaten Badung dan prestasi yang sudah diraih pada saat TPID Award 2020 yang lalu.

Wakil Bupati dalam arahannya menekankan, 1) Perlu mendorong program MATANABE menjadi WATANABE melalui APBDES untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat.

2) Pengoptimalan CAS dan sosialisasi ke petani terkait pemanfaatan CAS. 3) Membangun komunikasi untuk KAD dengan wilayah di Bali maupun di luar Bali dan 4) Perlu dilakukan pasar murah bekerja sama dengan Bulog sebelum hari raya Galungan dan Kuningan.

Pada tahun 2020, TPID Kabupaten Badung telah mengembangkan program MATANABE (masyarakat tanam cabe) dan SIBERTANI (siswa belajar bertani). (ist)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar