Libatkan Guru dan Pegawai, SMP Dwijendra Sosialisasi IASP 2020 Untuk Raih Akreditasi A

(Dutabalinews.com),SMP Dwijendra Denpasar melaksanakan sosialisasi Instrumen Akreditasi Satuan Pendidikan (IASP) 2020 dengan menghadirkan narasumber dari Asesor Badan Akreditasi Nasional (BAN) Provinsi Bali Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd yang juga selaku pengawas di SMP Dwijendra.

“Sosialisasi IASP 2020 ini melibatkan para guru dan pegawai yang acaranya dilaksanakan diruang aula Yayasan Dwijendra,” terang Kepala SMP Dwijendra I Ketut Budayasa, ST, Selasa (20/4).

Dikatakan, sosialisasi IASP 2020 yang dilaksanakan ini bertujuan untuk kedepanya bisa menjadikan SMP Dwijendra tetap menjadi sekolah unggulan dengan tetap bisa mempertahankan nilai Akreditasi, yang mana nilai Akreditasi yang diraih sebelumnya adalah nilai Akreditasinya A.

“Terkait akan adanya aturan baru dalam penilaian Akreditasi sesuai yang dikeluarkan kebijakannya oleh BAN Provinsi Bali, maka kami di SMP Dwijendra sepenuhnya akan mengikuti aturan tersebut,” ucapnya.

Ketut Budayasa juga menyampaikan dari hasil sosialisasi yang sudah dipaparkan oleh Asesor BAN Provinsi Bali juga sudah dijelaskan mengenai ruang lingkup BAN Provinsi Bali. Karena BAN Provinsi Bali sendiri merupakan sebuah lembaga mandiri yang profesional, terpercaya dan terbuka.

“Bahkan dalam tugasnya yakni melaksanakan penilaian kelayakan S/M berdasarkan kriteria yang ditetapkan untuk penjaminan mutu pendidikan yang berbentuk sertifikat pengakuan dan peringkat kelayakan terhadap 8 SNP sesuai regulasi yang berlaku,” imbuhnya sesuai hasil paparan dari sosialisasi yang sudah dijelaskan oleh Asesor BAN Provinsi Bali.

Dalam hal itu, Ketut Budayasa juga menjelaskan kalau SMP Dwijendra sangat siap dan akan berusaha semaksimal mungkin dalam mengikuti proses penilaian Akreditasi yang sudah disesuaikan sesuai hasil kebijakannya dari BAN Provinsi Bali.

Intinya kita akan berbuat semaksimal mungkin. Apapun hasilnya, itulah pencapaian untuk bisa meraih Akreditasi dengan nilai baik. Selain itu, upaya sekolah untuk menjaga mutu proses pembelajaran yang diberikan kepada para siswa SMP Dwijendra.

Ia menambahkan nantinya para guru, pegawai dan orang tua siswa akan didorong untuk ikut mendukung proses pencapaian Akreditasi yang sudah disesuaikan kebijakannya oleh BAN Provinsi Bali.

Sementara dari Asesor BAN Provinsi Bali Dra. Ni Nyoman Kartiniasih, M.Pd menyarankan agar di SMP Dwijendra nantinya bisa memenuhi semua kriteria yang sudah ditentukan oleh BAN Provinsi Bali untuk kembali bisa merealisasikan nilai Akreditasi A, yang mana sebelumnya sudah pernah di dapat.

Baca Juga :   Pemkab Jembrana dan ITB STIKOM Bali Siap Magangkan Anak Muda Jembrana ke Singapura dan Kerja di Jepang

“Karena dari aturan ketentuan sekarang dengan yang dulu sudah berbeda yakni dulu bobot penilaian instrumen Akreditasi dokumen 85% dan kinerja 15%. Namun sekarang dibalik menjadi penilaian kinerja 85% dan 15% dokumen. Intinya untuk saat ini adalah kinerja yang lebih diprioritaskan untuk bisa meraih Akreditasi A,” pungkasnya. (sus)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar