Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia: Ini Tips Cara Aman Bertransaksi di Perdagangan Berjangka

(Dutabalinews.com), Keamanan bertransaksi di perdagangan berjangka menjadi hal sentral karena menyangkut keamanan dana setiap nasabah. Sistem transaksi yang aman akan membuat nasabah selalu merasa nyaman.

Karena itu sebelum bertransaksi ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan. “Pelajari latar belakang perusahaan, tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan. Juga pelajari kontraknya, jangan terlalu percaya dengan keuntungan yang tinggi, resiko yang dihadapi dan pelajari wakil pialang berjangka yang telah mendapat izin Bappebti,” ujar Direktur PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) Agung Rihiyanto saat tampil sebagai pembicara dalam seminar bertajuk “Keamanan Bertransaksi di Bisnis Perdagangan Berjangka Membuat Investor Nyaman” yang digelar PT Solid Gold Berjangka (SGB) Bali Kamis (22/4) di Denpasar.

Ditambahkan Agung penting melihat sebuah legalitas dari perusahaan pialang beserta mencari tahu jaminan keamanan transaksi yang ditawarkan.

“Sebagai Lembaga Kliring Penyelesaian dan Penjaminan Transaksi, sudah menjadi tugas dari PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) untuk menjaga mutu layanan dan memastikan transaksi yang dilakukan oleh para pialang didukung dengan margin yang cukup serta sesuai dengan regulasi yang ada,” jelasnya.

Untuk itu, KBI telah menerapkan ISO 9001: 2015 tentang Sistem Manajemen Mutu. Selain itu, dalam hal pengamanan transaksi, KBI juga telah memperoleh ISO 27001: 2013 tentang Manajemen Sistem Keamanan Informasi atas sistem yang digunakan. Apa yang dilakukan KBI tersebut adalah dalam upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat investor.

Sementara itu Pimpinan Cabang PT Solid Gold Berjangka Bali, Peter Susanto menambahkan sistem kemanan transaksi di perusahaan pialang menjadi isu penting yang sering ditanyakan oleh nasabah. Sistem transaksi yang aman akan membuat nasabah merasa nyaman.

Menurutnya, transparansi menjadi kata kunci keamanan bertransaksi. Hal ini terkait dengan posisi penempatan dana yang jelas, pencatatan transaksi setiap waktu dan penyajian data laporan transaksi setiap hari.

“Dalam kesempatan ini kami coba membagikan pemahaman tentang sistem keamanan transaksi khususnya di SGB Bali. Bekerja sama dengan PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), SGB Bali berusaha menjamin kenyamanan dan keamanan bertransaksi setiap nasabah dengan berpegang teguh pada prinsip wajar, dan adil,” tandas Peter.

Baca Juga :   ​Konjen AS di Medan Gelar Seminar “Best Practices in Planning, Financing, and Delivering Transportation Infrastructure”

Hingga kuartal pertama tahun 2021, SGB Bali mengalami peningkatan 25% dalam penerimaan nasabah baru dan juga mengalami peningkatan 20% untuk volume transaksi. Target untuk volume transaksi di kuartal selanjutnya yaitu kuartal kedua sebesar 5000 lot dan di bulan pertama pada kuartal kedua telah mencapai 40% dari target yang ditentukan.

Sejumlah strategi seperti perluasan edukasi ke berbagai komunitas akan terus dilakukan termasuk penambahan tenaga pialang yang ditargetkan mencapai 500 tenaga pialang hingga akhir tahun ini.

Dalam seminar tersebut, pihak SGB Bali juga menghadirkan secara virtual salah seorang nasabahnya Made yang secara gamblang menceritakan pengalamannya bergabung di SGB. “Di tengah pandemi ini, saya bisa memperoleh keuntungan sehingga kehidupan ekonomi berjalan baik,” jelasnya. (ist)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar