Kelola Produk Turunan Kelapa, Kelompok Tani Kelapa Terbentuk di Halmahera Barat

(Dutabalinews.com),Dinas Pertanian Provinsi Maluku Utara fokus melakukan pengembangan untuk pembinaan kepada para petani, salah satunya petani kelapa di empat kecamatan di Kabupaten Halmahera Barat.

Tim yang terdiri dari Dinas Pertanian Provinsi, Dinas Pertanian Kabupaten Halmahera Barat, dan juga sejumlah penyuluh, Senin (17/5) malam melakukan pertemuan di lapangan FTJ Kota Jailolo guna memantapkan pendampingan ke kelompok tani (poktan), gabungan kelompok tani (gapoktan), dan gapoktan bersama.

Tim itu, rencananya akan bergerak ke empat kecamatan yakni Kecamatan Sahu, Sahu Timur, Jailolo dan Kecamatan Jailolo Selatan.

Kepala Dinas pertanian Maluku Utara, M. Rizal Ismail mengatakan, kelompok tani sudah dibentuk, sebanyak 86 Desa di 8 kecamatan  dengan jumlah sebanyak 103 Poktan, 26 Gapoktan dan 8 Gapoktan Bersama.

“Tiga Tim yang sudah dibagi ini akan melakukan percepatan pengelolaan produk turunan kelapa, dan percepatan KUR atau kredit usaha rakyat, sebagai wujud keperdulian kepada kelompok tani kelapa untuk meningkatkan kesejahteraan,” jelasnya.

Untuk diketahui bahwa Inovasi Parapara Emas adalah percepatan peningkatan diversifikasi, mutu, nilai tambah dan daya saing produk turunan kelapa di Maluku Utara.

Rendahnya kelapa ini dipengaruhi oleh dua masalah utama, yaitu belum diolahnya produk turunan kelapa lainnya seperti sabut, tempurung dan air kelapa, harga kelapa yang tidak stabil, sehingga petani hanya menjadi penerima harga, bukan penentu harga. (udi)

Baca Juga :   Terkait Pembunuhan Teller Bank, Ny. Cok Ace Mengajak Semua Berpikir Lebih Bijak

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar