Update Penanggulangan Covid-19 di Bali: Kasus Positif Bertambah 1.239, Sembuh 1.521 Orang

(Dutabalinews.com),Pertambahan kasus Covid-19 di Bali hari ini terkonfirmasi sebanyak 1.239 orang (1.030 orang melalui Transmisi Lokal, 203 PPDN dan 6 PPLN), yang sembuh 1.521 orang dan 46 pasien meninggal dunia.

Jumlah kasus secara kumulatif terkonfirmasi 83.988 orang, sembuh 68.136 orang (81,13%), dan  meninggal dunia 2.377 orang (2,83%).

“Kasus aktif per hari ini menjadi 13.475 orang (16,04%). Untuk mempercepat penanganan pandemi, Pemerintah telah melakukan upaya vaksinasi kepada masyarakat,” ujar Ketua Harian Satgas Penanggulangan Covid-19 di Bali Dewa Made Indra, Jumat (6/8) di Denpasar.

Dikatakan Dewa Indra yang juga Sekda Bali, sasaran vaksinasi yang telah terlayani adalah SDM kesehatan, petugas pelayanan publik dan lansia. Masyarakat yang telah memperoleh vaksin 1 sebanyak 3.086.828 orang dan vaksin 2 sebanyak 1.052.418 orang. Total vaksin yang terdistribusi sebanyak 4.775.660 dosis dengan sisa stok vaksin sebanyak 1.098.636 dosis.

Untuk mencegah penyebaran virus Covid-19, Gubernur Bali telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 13 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Corona Virus Disease 2019 Dalam Tatanan Kehidupan Era Baru Di Provinsi Bali. Surat Edaran ini mulai berlaku pada hari Selasa (Anggara Umanis-Wayang) tanggal 3 Agustus 2021 sampai dengan Senin (Soma Paing-Kelawu), 9 Agustus 2021.

Dalam Surat Edaran Gubernur Bali yang baru ini diberlakukan beberapa kelonggaran untuk memberikan ruang bagi aktivitas usaha dan ekonomi masyarakat, yaitu:

a. Pasar rakyat yang menjual barang non kebutuhan sehari-hari dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh persen) dan jam operasional sampai pukul 16.00 Wita.

b. Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen/outlet voucher, barbershop/pangkas rambut, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan, dan lain-lain yang sejenis diizinkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sampai dengan pukul 21.00 Wita.

c. Pelaksanaan kegiatan makan/minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, pedagang kaki lima, dan lapak jajanan) baik yang berada pada lokasi tersendiri maupun yang berlokasi pada pusat perbelanjaan/mall dapat dibuka dengan maksimal pengunjung makan ditempat 25% dari kapasitas dan waktu makan maksimal 30 menit, dibatasi jam operasional sampai pukul 21.00 Wita.

Baca Juga :   Cegah Penyebaran Corona, Garda Pemuda NasDem Serentak Semprotkan Disinfektan di Seluruh Bali

Masyarakat juga diharapkan agar selalu Disiplin melaksanakan 6M yakni Memakai Masker Standar dengan benar, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan, Mengurangi Bepergian, Meningkatkan Imun, dan Mentaati Aturan serta dihimbau untuk tidak berkerumun, dan membatasi kegiatan sosial sesuai dengan aturan yang berlaku.(pem)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar