​Pelantikan BMPS Karangasem, Bupati Minta Sekolah Swasta Tingkatkan Kualitas 

(Dutabalinews.com),Bupati Karangasem Gede Dana,SPd.,MSi. minta sekolah swasta meningkatkan kualitasnya sehingga bisa tetap berjalan di tengah persaingan saat ini. “Saya dilematis  dengan kondisi saat ini dimana warga minta dibangun sekolah negeri, sementara sekolah swasta banyak yang tidak dapat siswa,” ujar Bupati Dana saat pelantikan Pengurus BMPS (Badan Musyawarah Perguruan Swasta) Kabupaten Karangasem Masa Bhakti 2022-2027, Senin (18/7) di aula STKIP Agama Hindu Amlapura.

Pelantikan yang mengangkat tema “BMPS Kabupaten Karangasem Membangun Sinergitas Pendidikan  Negeri Yes, Swasta OK, Bersama Kita Bisa” ditandai dengan Penyerahan SK Pengurus BMPS Karangasen dan Pataka BMPS dihadiri puluhan jajaran BMPS Karangasem dan BMPS Bali.

Bupati Dana mengatakan persaingan kualitas akan membuat sekolah swasta diminati masyarakat. Untuk itu dia berharap pengelola sekolah swasta terus meningkatkan kualitas, salah satunya melalui disiplin dan inovasi. “Orangtua murid sekarang ini banyak yang menginginkan anaknya bisa disiplin dan ini bisa didapat dari sekolah,” tambahnya.

Bupati pada kesempatan itu juga menceritakan pengalamannya saat tahun 2002 silam mendirikan sekolah di desanya. Hal itu dilakukan karena saat itu banyak anak-anak yang tidak bisa melanjutkan karena terkendala jauhnya jarak sekolah, biaya dan sebagian orangtua menginginkan anaknya setelah tamat SMP bisa bekerja, meski belum cukup umur.

Sejalan dengan perkembangan, sekolah yang dirintisnya terdesak dengan dibangunnya sekolah negeri. Namun Bupati mencontohkan banyak sekolah swasta yang tetap eksis karena mampu bersaing dari sisi kualitas. “Jadi kuncinya harus mampu menjaga kualitas. Tamatan juga siap masuk ke dunia kerja. Penting inovasi dan komunikasi,” jelas Bupati.

Ketua BMPS Bali Ngurah Ambara Putra dalam sambutannya mengatakan pentingnya layanan pendidikan yang terjangkau, merata dan berkualitas. Untuk itu diharapkan pemerintah juga memperhatikan keberlangsungan sekolah swasta dengan konsisten menerapkan regulasi yang ada. “Kami dari BMPS intinya berharap aturan yang dibuat kementerian dilaksanakan dengan baik hingga ke daerah-daerah,” ujar Ambara.

Sebab ia melihat masih tingginya angka siswa yang tidak melanjutkan. Sementara bangku di sekolah swasta banyak yang kosong. Salah satu penyebabnya karena siswa cenderung ingin sekolah di negeri. “Kami dari swasta berharap pemerintah memperhatikan kondisi yang terjadi saat ini,” harap Ambara.

Baca Juga :   Dapat Ilmu Keselamatan Berkendara, di Perayaan HUT ke-42 SMKN 3 Singaraja 

Hal senada disampaikan Ketua BMPS Karangasem Drs. Putu Astawa, MSi. yang masih melihat adanya ketimpangan dimana beberapa sekolah negeri menerapkan double shift karena kelebihan siswa. Sementara banyak sekolah swasta gulung tikar karena tidak dapat siswa. Dan pemerintah terus membangun sekolah negeri (baru) yang berdampak bagi sekolah swasta. (sus)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar