Pendidikan & Olahraga

​Kasek SMP Dwijendra: Seribu Lebih Siswa Belum Melanjutkan 

(Dutabalinews.com),Kepala SMP Dwijendra I Ketut Budayasa,ST mengatakan berdasarkan data Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kota Denpasar dari jumlah tamatan Sekolah Dasar (SD) sebanyak 13.000 siswa masih ada 1.280 siswa belum terdata jelas mau bersekolah ke sekolah swasta mana.

Karena dari 13.000 siswa lulusan SD tersebut yang melanjutkan ke SMP negeri sebanyak 5.320 siswa, dan SMP swasta baru menampung 6.400 siswa. “Jika ditotal keseluruhan antara SMP negeri dan swasta baru sebanyak 11.720 siswa. Sisanya lagi 1.280 siswa mustinya masih bisa ditampung oleh SMP swasta. Kemana sisa siswa yang belum terdata jelas tersebut,” kata Budayasa, Sabtu (23/7).

Sembari menyampaikan kepada para orangtua bagi anak didiknya yang belum bisa menentukan pilihan sekolah yang dituju hingga sampai saat ini, pihak  SMP Dwijendra selebar-lebarnya membukakan kelas bagi siswa baru yang belum.

Dijelaskan SMP Dwijendra didirikan pada tahun 1953 oleh pendiri yang memiliki dedikasi tinggi terhadap pendidikan. Selama 69 tahun sudah sekolah ini memberikan pelayanan pendidikan bagi masyarakat Bali pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. Budayasa  menjelaskan, pada tahun ajaran baru ini SMP Dwijendra bisa menjadi salah satu pelaksana program sekolah penggerak angkatan ke-2 di Kota Denpasar.

Sebagai sekolah penggerak tentunya semangat menghadapi perubahan pembelajaran paradigma baru sudah sangat siap dan tampak jelas dari prasarana seperti gedung belajar baru 4 lantai yang setiap ruangnya sudah dilengkapi dengan papan kaca, meja dengan alas kaca, AC, Wifi gratis, LCD dan Proyektor.

Di luar itu terdapat ruang Laboratorium Komputer, Laboratorium Bahasa, Laboratorium IPA, Perpustakaan , Ruang UKS, Radio Komunitas Dwijendra (107,7 F.M), Studio Podcast, Studio Musik serta dua buah aula yaitu Aula Sadu Gocara dan Aula Udiana Shanti. “SMP Dwijendra juga memberikan pelayanan pendidikan yang terbaik terutama dalam kaitannya dengan adat dan budaya Agama Hindu Bali ditambah dengan sistem pembelajaran bilingual di kelas VII,” jelasnya.

Dari catatan prestasi terbaru, SMP Dwijendra berhasil memperoleh Juara II dan III tingkat nasional sekaligus pada kegiatan Super Brain Challenge Vol. 5.0.2022 yang diselenggarakan oleh Karya Ilmiah Remaja SMA Negeri 19 Surabaya, dari tanggal 22-29 Mei 2022.

Baca Juga :   ​ITB STIKOM Bali Lepas Empat Peserta Pertukaran Mahasiswa Merdeka

Budayasa menambahkan mengingat masih ada perkiraan siswa tamatan SD di Kota Denpasar yang masih belum mendapatkan sekolah, maka SMP Dwijendra masih memberikan kesempatan untuk bergabung.(sus) 

Berikan Komentar