​Dr. Gayatri : Atlet AFL Bali Bisa “Go International”

(Dutabalinews.com),Dr. Ida Ayu Made Gayatri, S.Sn.,M.Si yang dulunya sempat sebagai dosen di Universitas Ngurah Rai (UNR) Denpasar, kini dirinya bergabung di Bali Geckos sebuah club Australian Football Leageu (AFL) di Bali sebagai Administrator.

“Club AFL Bali Geckos I Ketut Lotri  baru berdiri Juni 2022 dan peminatnya juga belum begitu banyak. Diharapkan nantinya semakin banyak orang Bali yang ikut berpartisipasi sebab olahraga ini cukup menarik. Dan bisa dikatakan kalau olahraga ini juga sudah mendunia,” kata Dr. Gayatri, Selasa (30/8).

Sembari menyampaikan, salah satu atlet dari Bali Nyoman Sutena atau yang lebih dikenal dengan Kenok  bergabung di AFL Bali Geckos Bali dan sudah mampu menunjukkan bakatnya lewat ajang turnamen eksibisi yang sudah digelar tanggal 27- 28 Agustus 2022 di Kuala Lumpur.

Nyoman Sutena kelahiran Desa Kutuh, Jimbaran, Badung ikut dalam tim Volcanos  melawan Malaysian Warrior 21. Ketika itu, tim Volcanos menang dengan scor 141, dan itupun dikarenakan  dukungan pemain Indonesia seperti Handri, Joshua Pasaribu, Yosua, dan I Putu Darmawan dan Kenok. “Untuk pusat latihan AFL Bali Geckos di Badung di lapangan I Ketut Lotri, Jimbaran dan Finns Berawa. Sedangkan di Denpasar di lapangan Makorem. Masyarakat Bali yang ingin bergabung menjadi atlet AFL Bali bisa langsung datang untuk mendaftarkan diri,” ucapnya.

Dijelaskan, kalau sosok Nyoman Sutena bersama dengan I Putu Darmawan dari tim Denpasar untuk pertama kalinya  bisa mengikuti eksibisi di kancah Internasional. Nyoman Sutena sendiri menjadi atlet generasi pertama dari Desa Kutuh, Jimbaran, Badung yang merupakan atlet binaan Bali Geckos melalui program Coach to Coach Program (CCP) yang  dimulai sejak 8 Juli 2002 lalu.

“Program CCP adalah program rintisan untuk pendidikan pelatih bagi pelatih Indonesia, dan juga atlet Indonesia,” imbuhnya. Dr. Gayatri menambahkan mengingat masih minimnya atlet AFL Bali, namun justru tetap mendapat dukungan dari Director of Coaching (DOC) Rick Olarenshaw, dan beliau sendiri langsung bangga yang dikarenakan program CCP ini berhasil, serta bisa berjalan dengan baik. Bahkan AFL Bali juga dirasakan ke depannya akan mampu melahirkan atlet Australian Football Rules Bali untuk nantinya terus bisa berlaga di berbagai ajang turnamen.

Baca Juga :   Undiksha Berbagi Sembako kepada Lansia dan Disabilitas

Rick Olarenshaw ini merupakan mantan pemain AFL terkenal di Australia, dan dirinya sangat berharap agar AFL Bali bisa terus melahirkan banyak atlet berbakat dan berprestasi. “Sosialisasi olahraga AFL asal Australia ini sebagai bagian dari pertukaran budaya antar bangsa yang kini mulai dikembangkan di Bali,” tambahnya. SUS

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar