Turut Menjaga Kebersihan Lapangan Niti Mandala Renon, PKM ITB ‘Bali Mereresik’ Bergabung dengan Komunitas Trash Hero Melakukan Aksi Clean-Up

(Dutabalinews.com), Tim PKM ITB ‘Bali Mereresik’ turut bergabung dalam aksi clean-up atau bebersih lapangan di Lapangan Niti Mandala Renon, Kota Denpasar, Provinsi Bali. Aksi tersebut diselenggarakan rutin setiap hari Sabtu sore oleh komunitas Trash Hero Indonesia. Aksi tersebut dilakukan dengan menelusuri area lapangan dari semak-semak hingga saluran air untuk menemukan sampah yang berserakan kemudian dipungut lalu dikumpulkan untuk nantinya diangkut ke truk sampah.

Aksi tersebut merupakan bentuk aksi di hilir dimana Tim Trash Hero Indonesia terjun ke lapangan untuk melakukan pungut sampah di depan masyarakat umum yang sedang berolahraga maupun piknik di lapangan tersebut. Tim PKM ITB ‘Bali Mereresik’ turut andil dalam aksi ini. Hal tersebut dilakukan semata-mata agar masyarakat sadar agar pentingnya menjaga lingkungan khususnya Lapangan Niti Mandala Renon yang telah menjadi salah satu ikon wisata di Kota Denpasar bahkan di Provinsi Bali dengan membuang sampah pada tempatnya dan tidak membiarkan sampah berserakan karena dapat mengurangi nilai budaya dan wisata.

Hasil penelusuran Tim PKM ITB ‘Bali Mereresik’ dengan Tim Komunitas Trash Hero Indonesia dengan dimulai dari sisi timur lapangan ke sisi timur barat kemudian kembali ke sisi timur lagi selama sekitar 1,5 jam diperoleh sampah berserakan yang terkumpul sebanyak 24 kg. Di bawah bimbingan dosen Teknik Lingkungan ITB – Dr. I Made Wahyu Widyarsana, Tim PKM ITB ‘Bali Mereresik’ yang beranggotakan mahasiswa Program Studi S1 Rekayasa Infrastruktur Lingkungan FTSL ITB dan asisten riset Teknik Lingkungan ITB melakukan berbagai program kerja yang bertujuan untuk optimalisasi pengelolaan sampah di Provinsi Bali.

Program ini adalah salah satu dari program pengabdian kepada masyarakat yang dikoordinasikan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat ITB (LPPM ITB). Kegiatan ini juga merupakan realisasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung di masyarakat. (ist)

Baca Juga :   Bersih-bersih Pantai dan Baksos Warnai World Cleanup Day di Buleleng

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar