Sosial & Seni

Sociolla Ikut Rayakan World CleanUp Day 2023 Bersama 1200 Relawan di Pantai Lembeng Gianyar, Berhasil Kumpulkan 500 Kilogram Sampah

Ke depannya, kami tetap teguh dalam komitmen kami dan akan melaksanakan tindakan-tindakan yang lebih bermakna dalam mendukung keberlanjutan dan kami berharap akan lebih banyak pecinta kecantikan yang akan bergabung bersama kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

(Dutabalinews.com), Sociolla, omni-retailer kecantikan terkemuka di Indonesia, berkolaborasi dengan organisasi pelestarian lingkungan, World Cleanup Day (WCD) Indonesia dan Bersih Bersih Bali untuk membersihkan sampah di Pantai Lembeng di Gianyar, Bali serta menyediakan recycle station untuk pengumpulan sampah kemasan produk kecantikan.

Melibatkan karyawan Sociolla (Gen-pink), relawan Forum Penggiat Lingkungan Bali serta berbagai komunitas lokal, aksi ini berhasil mengumpulkan 500 kg sampah.

“Acara ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan untuk merayakan World Cleanup Day tahun ini dengan menjaga keindahan dan kebersihan lingkungan kita,” ungkap Co-Founder, President dan CEO Social Bella, Christopher Madiam saat acara bersih-bersih sampah, Sabtu (16/9) pagi.

Christopher menambahkan prinsip keberlanjutan merupakan salah satu nilai yang dipegang teguh di Sociolla. “Komitmen kami lebih dari sekadar menyediakan beragam produk kecantikan terbaik, tetapi kami juga berupaya untuk menciptakan dampak positif pada lingkungan. Kerja sama kami dengan WCD merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen kami. Dengan bekerja sama dengan organisasi yang memiliki visi yang sama dan menginspirasi para pecinta kecantikan untuk menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan, bahwa semua orang dapat berpartisipasi untuk mengurangi sampah dan menjaga keindahan lingkungan kita untuk generasi mendatang,” ujarnya.

 

Ini adalah acara monumental tahunan yang membuktikan sinergitas segala elemen masyarakat patut dilibatkan sejalan dengan regulasi Pemerintah Provinsi Bali perihal pengelolaan sampah berbasis sumber.

“Di Bali, everyday is World Cleanup Day, disamping seringnya dilakukannya kegiatan bersih-bersih lingkungan, para relawan Forum Penggiat Lingkungan Bali juga sudah mengedukasi masyarakat untuk mengelola dan mengolah sampah mereka sendiri,” kata Gus Norma, Founder Bersih Bersih Bali serta Leader World Cleanup Day Bali pada saat pembukaan aksi bersih-bersih pantai hari ini.

Sebelumnya, pada 2022, Sociolla telah memperkenalkan kampanye Waste Down Beauty Up (WDBU) yang mendorong para pecinta kecantikan untuk berperan aktif dalam menjaga lingkungan melalui empat langkah sederhana, dimulai dari memilih produk lebih bijak dengan membaca dulu review dari real users hingga beauty expert, mencoba tester produk dan membeli ukuran mini jika belum yakin, menggunakan produk sampai habis sebelum menggantinya dengan yang baru, serta mendaur ulang kemasan produk kecantikan melalui Sociolla Recycle Station yang tersedia di setiap 55 toko, berada di lebih dari 35 kota.

Baca Juga :   ​Tri Jaga Baya Bagian Dari Jasa Pengamanan Untuk Desa Adat, Arya Wedakarna Siap Kawal Pergub 26 Tahun 2020

Dedikasi Sociolla terhadap sustainability in beauty industry tidak hanya terbatas pada pembersihan pantai. Pada bulan Agustus, perusahaan ini mengalokasikan sebagian dari hasil penjualan untuk mendukung kegiatan pembersihan pantai dan pelanggan Sociolla diberi kesempatan untuk berdonasi melalui pembelian mereka. Dalam setiap langkah yang diambil demi perubahan baik yang besar maupun kecil, Sociolla selalu mengajak pelanggan setianya untuk berpartisipasi.

Mendaur ulang kemasan produk kecantikan melalui Sociolla Recycle Station yang tersedia di setiap toko.

National Leader World Cleanup Day, Andy Bahari, menyatakan antusiasmenya. Kolaborasi ini mencerminkan semangat persatuan dan aksi. “Kami tahu bahwa Sociolla memiliki komitmen kuat terhadap keberlanjutan. Kami berharap bahwa kegiatan ini menjadi awal dari kerja sama kami dengan Sociolla. Dengan mengumpulkan relawan dan mitra seperti Sociolla, kami bertujuan untuk menjangkau lebih banyak beauty enthusiast dan memperluas upaya kami dalam menerapkan prinsip-prinsip keberlanjutan dan membersihkan pantai di Bali,” jelasnya.

Inisiatif ini mencerminkan komitmen yang tulus dalam mengatasi masalah sampah plastik, sebagai sarana untuk merawat cinta dan kepedulian mendalam terhadap masa depan Bumi.

Berbicara mengenai kegiatan membersihkan pantai, Christopher mengatakan, hari ini dalam kurun waktu 2 jam, telah mengumpulkan sekitar 1.200 relawan dan mengumpulkan hampir 500 kilogram sampah di Pantai Lembeng.

Kegiatan ini merupakan langkah kecil dalam upaya berkelanjutan kami untuk mengurangi sampah dan menjaga keindahan serta kebersihan lingkungan kami. Ke depannya, kami tetap teguh dalam komitmen kami dan akan melaksanakan tindakan-tindakan yang lebih bermakna dalam mendukung keberlanjutan, dan kami berharap akan lebih banyak pecinta kecantikan yang akan bergabung bersama kami untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.

Tidak hanya melibatkan relawan dan warga setempat, kegiatan membersihkan pantai ini juga mendapatkan dukungan dari Sukin, Carasun serta Derma Angel. Peserta yang hadir menerima beberapa produk unggulan dari brand kecantikan ini. Kolaborasi multi-faset ini mencerminkan dedikasi bersama untuk menjaga keindahan alami pantai di Bali dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih serta berkelanjutan untuk generasi mendatang. (ist)

Berikan Komentar