Global

​10 Ribu Peserta Kirab Merah Putih di Bali Usung Bendera Sepanjang 1001 Meter 

(Dutabalinews.com), Sekitar 10 ribu peserta dari berbagai unsur masyarakat di Bali akan turun ke jalan untuk mengusung Bendera Merah Putih raksasa sepanjang 1001 meter dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Hari Pahlawan, pada Minggu (12/11) sore.

Acara ini melibatkan 10.000 siswa-siswi SMP, SMA/K, organisasi kemasyarakatan, Kesenian Jegog Jembrana, Drum Band, Paskibraka, TNI, Polri, Jajaran Pemkot dan Pemkab, dan tokoh agama, tokoh adat, dan para tokoh Pemangku Budaya Adat Nusantara. Juga menghadirkan UMKM.

Ketua Panitia Kirab Merah Putih Nusantara 2023 Dr. Gusti Kade Sutawa didampingi Wakil Ketua Ketut Ngastawa dan Sekretaris Tonny Kuzha,S.S. kepada wartawan mengatakan kegiatan Kirab Merah Putih ke-18 kali ini digelar di Bali pada Minggu, 12 November 2023, Pkl. 15.00-18.00 Wita.

Pawai Kirab Merah Putih yang akan dilepas Pj. Gubernur Bali S.M. Mahendra Jaya diawali dari Lapangan GOR I Gusti Ngurah Rai, Kereneng, Denpasar. Sedang Upacara Pembukaaan dilaksanakan di Lapangan Anak Agung Made Ngurah (Lapangan Puputan Badung) Denpasar.

Menurut Gusti Sutawa, upaya-upaya untuk memperkokoh rasa kebangsaan harus terus digelorakan oleh segenap komponen bangsa. Hal ini menjadi penting dan strategis di tengah-tengah perkembangan ipoleksosbudhankam yang semakin cepat berubah.

Oleh karena itu diperlukan sikap preventif dan antisipatif dalam menghadapi perubahan dimaksud. Dikatakan, posisi dan keberadaan Indonesia sangat strategis di tengah perkembangan geopolitik yang cenderung tidak kondusif (perang Rusia-Ukraina belum selesai, ketegangan kawasan Laut Cina Selatan yang masih laten, dan terakhir perang di Israel-Hamas, dsb).

Pada posisi seperti itu, rangkaian pesta demokrasi berupa Pemilu Serentak 2024 juga tengah berlangsung di negeri tercinta ini. Kondisi-kondisi yang menyertai tersebut, menjadikan kegiatan Kirab Merah Putih yang telah dilaksanakan selama ini menjadi harapan dan sekaligus tujuan agar seluruh komponen bangsa dan negara berikhtiar dan bertekad untuk menggelorakan semangat kebangsaan menuju NKRI lebih kokoh dan maju.

“Sejalan dengan hal tersebut, kegiatan Kirab Merah Putih (KMP) yang diprakarsai oleh Presiden RI, Kapolri, Jajaran TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya menjadi momentum untuk memberi penguatan terhadap jati diri dan martabat bangsa serta upaya-upaya konkret perkokoh bangsa dan negara (NKRI),” pungkasnya.

Baca Juga :   Gairahkan Budaya Literasi di PKK, Ny. Putri Koster Luncurkan Buku 'Kata Hatinya'

Kegiatan Kirab Merah Putih ke-18 dilaksanakan di Bali (dan baru pertama di Bali) ditandai mengusung Bendera Merah Putih sepanjang 1001 meter, dan 101 meter x 3 meter sebanyak 7 bendera, 5.000 panji-panji dan Burung Garuda ukuran 5 x 5 meter.

Sementara itu Ketua KMP (Kirab Merah Putih) Harmoni Nusantara Bangkit R.A. Endang Nanik Purwati,S.S. KN mengatakan kirab ini sudah digelar di sejumlah daerah di Tanah Air. “Sekarang ini kirab yang ke-18 di Bali. Kita berharap dengan kegiatan ini akan memperkuat pemahaman kebangsaan dan NKRI,” ungkapnya.

Sekretaris Panitia Tonny Kuzha menjelaskan persiapan kegiatan ini sudah berjalan sesuai rencana dan koordinasi dengan berbagai pihak. “Ini akan mengukir sejarah di Bali, dimana ribuan siswa akan mengusung bendera 1001 meter,” jelasnya.

Hal senada ditegaskan Ngastawa yang berharap melalui kirab ini bisa  menggugah semangat anak bangsa untuk bangkit dan maju. “Meski kegiatan ini dalam situasi politik, ada pesta demokrasi Pemilu kita bertekad semuanya fokus untuk NKRI,” tegas advokat senior ini. Kirab ini sekaligus menguatkan sikap gotong-royong, saling berkolaborasi dan bersinergi, terutama di tengah perkembangan kemajuan teknologi. (bas)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Berikan Komentar