Gaya Hidup

Bagaimana Cara Membedakan Kucing Persia, Burma, dan Siam?

(Dutabalinews.com), Kucing merupakan binatang yang dekat dengan kehidupan manusia sejak jaman dahulu. Karakternya yang manja dengan tubuh dengan bulu halus, menjadikan kucing salah satu binatang yang banyak dipelihara manusia.

Tapi seiring perkembangan jaman, sekarang ini semakin banyak ras kucing yang ada di pasaran. Bahkan tak sedikit kucing-kucing tersebut dijual dengan harga yang mahal. Bahkan harga kucing Maine Coon dijual mencapai Rp 2 juta hingga Rp 5 juta.

Belum lagi ada harga kucing Munchkin yang dibanderol dari Rp 1 juta hingga Rp Rp 7 juta, tergantung dari usia kucing tersebut. Nah, jika kamu ingin memelihara kucing tapi tidak tahu cara membedakannya, maka ada beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu:

1. Pertimbangkan Indikator Dasar

Buat Kamu Cat Lovers, Begini Cara Identifikasi Ras Kucing

Langkah 1: Pelajari kucing pedigreed

Kucing pedigreed sudah dibiakian oleh pembiak kucing dan kucing tersebut sudah memenuhi standar pembiakan tertentu berdasarkan asosiasi tempat kucing tersebut terdaftar.

Standar ras kucing menggambarkan penampilan umum ras kucing tertentu dan biasanya menjelaskan ukuran, tipe tubuh, dan tipe kepala. Standar tersebut juga menentukan fitur wajah, termasuk bentuk moncong, letak mata dan hidung, ukuran dan bentuk telinga, serta bentuk dan warna mata.

Faktor lainnya adalah panjang dan model ekor, panjang bulu, tekstur, warna dan pola, dan terkadang kepribadian. Terdapat lebih dari 100 jenis kucing pedigreed. Kucing pedigreed ini memiliki catatan silsilah keluarganya sekitar 4 hingga 5 generasi (atau lebih), bergantung pada hubungan yang merawatnya, dan biasanya memiliki keturunan yang mengikuti pola tersebut.

Langkah 2: Pelajari jenis kucing yang biasa ditemukan

Induk dari jenis kucing ini tidak diketahui dan berbeda-beda dalam ukuran, tipe tubuh, tipe kepala, perbedaan telinga dan mata, panjang dan jenis, panjang dan ketebalan bulu, bulu dan pola, serta kualitas.

Apabila kucing tidak mempunyai surat keterangan dari instansi berwenang yang dicatat pada saat dilahirkan atau dibeli, maka kucing tersebut bukan kucing murni atau pedigreed. Hal ini dapat membingungkan karena terkadang kucing ras disebut ras murni padahal hidup di jalanan

Baca Juga :   ​Atnews Gelar Yoga Bersama, Dr. Somvir: Yoga akan Bentuk Sikap dan Karakter Baik Menuju Indonesia Emas 2045

Langkah 3: Perhatikan panjang, pola dan warna bulu kucing.

Ciri pembeda utama kucing adalah bulu, pola dan/atau warnanya. Oleh karena itu, sangat penting untuk menganalisis dan mendeskripsikan bulu kucing yang ingin kamu identifikasi. Misalnya, apakah bulu kucing pendek dan berwarna abu-abu atau panjang dan memiliki dua warna?

Mengetahui apakah kucing yang ingin kamu identifikasi dari bulunya yang panjang atau pendek. Hal tersebut dapat membantu mempersempit pilihan saat mencoba identifikasi seekor kucing. Kebanyakan kucing terbagi menjadi bulu panjang dan bulu pendek, meskipun beberapa ras memiliki kedua jenis bulu tersebut.

Langkah 4: Lihatlah wajah dan mata kucing.

Beberapa ras kucing memiliki tanda wajah yang akan membantu kamu mengidentifikasi ras kucing tersebut. Misalnya, apakah kucing mempunyai hidung yang pendek? Mata biru? Telinga panjang? Wajah datar atau panjang? Perhatikan dan catat ciri-ciri berikut ini untuk membantu kamu mengenali jenis kucingnya.

Langkah 5: Pikirkan tentang kepribadian kucing

Beberapa kucing memiliki kepribadian khusus yang akan membantu kamu menentukan rasnya. Misalnya, apakah dia pemalu? Penyayang? Bersemangat? Cerewet? dll. Pertimbangkan kepribadian kucing dan gunakan informasi ini untuk mempersempit kembali kategorinya.

2. Mengidentifikasi Ras Kucing Tertentu

Langkah 1: Kenali jenis kucing Persia berbulu panjang.

Ciri umum kucing ini adalah hidung pesek, telinga kecil, dan bulu yang tebal. Dilihat dari penyajiannya, ras kucing ini akan memenuhi standar jenis bulu, bentuk, ukuran dan panjangnya. Jenis dan warnanya antara lain tabby, smoke, lilac, putih, hitam dan lain-lain.

Kucing ini pendiam dan tidak banyak meminta. Kepribadiannya sangat lembut. Jenis ras kucing Persia diantaranya: Chinchilla, Himalaya, shade silver, eksotis longhair.

Langkah 2: pelajari jenis kucing British Shorthair dan American Shorthair.

Kucing-kucing ini umumnya terlihat tidak terlatih, meskipun ada beberapa perbedaan ekspektasi antara standar Amerika dan Inggris. Walaupun mempunyai bulu yang pendek, namun kucing ini mempunyai bulu yang sangat kuat dan kecepatan yang sangat tinggi.
Warnanya antara lain putih, hitam, biru, krem, coklat, dan ungu. Jenisnya bisa tabby, calico, calico dan white, Himalayan, head, smoke, two tone, dll. Kucing ini biasanya berbadan besar dan berat saat dewasa, namun sifatnya tenang, lembut, penyayang, dan sabar. Jenis kucing ini antara lain Manx, American Shorthair, British Shorthair, Exotic Shorthair

Baca Juga :   Adinda Savitri Wirawan, Mengangkat Budaya melalui Tarik Suara dan Tari

Langkah 3: Tentukan apakah kucing berjenis Burma.

Kucing Burma memiliki kepribadian mencari perhatian dan selalu aktif. Kucing ini membutuhkan banyak perawatan karena tidak suka ditinggal sendirian. Kucing ini dikenal dengan sifatnya yang penyayang dan cerewet. Kucing ini juga dikenal seperti anjing dalam membawa barang atau setia. Bulu kucing ini hadir dalam berbagai warna, antara lain coklat (sable), biru, coklat (champagne), lilac (platinum), merah, krem, calico brown, dan calico blue, dark calico dan lilac calico.

Langkah 4: Identifikasi kucing siam

Kucing ini termasuk salah satu kucing yang paling mudah dikenali karena warna dan coraknya yang unik. Kucing ini sangat cerewet dan tidak ingin ditinggal sendirian, sehingga ia perlu memiliki teman dan berinteraksi dengannya. Kucing siam sangat cerdas dan mudah bersosialisasi, tetapi mereka hanya memiliki satu “pemilik”. Kucing ini memiliki jenis corak dan warna yang berbeda-beda. Warna bulunya antara lain coklat tua, ungu muda, krem, dan kucing dengan pola di kedua ujung tubuhnya, serta berbagai jenis lainnya tergantung asosiasi yang merawatnya.

Langkah 5: Pelajari mengidentifikasi kucing oriental shorthair

Kucing ini mirip dengan kucing siam dari segi ukuran dan tampilannya, namun memiliki warna bulu yang berbeda sehingga tidak termasuk dalam kategori siam. Kondisinya hampir sama dengan kucing siam dan kucing jenis ini sangat cantik, penyayang, bahagia dan cerdas. Dia juga bisa menjadi sangat berisik, banyak bicara, dan cenderung merusak jika dibiarkan terlalu lama. Jenis-jenis kucing tersebut antara lain: Cornish Rex, Devon Rex, Abyssinian Benggala, Ocicat, Burmila, Biru Rusia, Mesir, Korat, Ekor Bob Jepang, Siam tradisional, Scotish fold, Sphinx

Langkah 6: Kucing non pedigreed
Kucing -kucing non pedigreed merupakan jenis kucing yang tidak memiliki standar kucing pedigreed. Kucing ini memiliki warna dan ukuran, besar atau kecil, hitam atau putih, tanby atau dua warna, kucing seperti itu banyak di seluruh dunia.

Jika Anda ingin memelihara kucing, pertimbangkan untuk memelihara kucing jenis ini. Karena sebagian besar kucing jenis ini membutuhkan rumah. Namun jika kamu ingin memelihara kucing pedigreed maka berikanlah rumah, makanan, dan perawatan yang baik.

Baca Juga :   DeGym Pusat Kebugaran Berkualitas Bintang 5 Hadir di Renon, Cocok Untuk Kalangan Muda dan Eksekutif

Itulah beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk mengidentifikasi atau membedakan jenis ras kucing yang ada di dunia. Jika kucing yang kamu memiliki sertifikasi silsilah maka kamu memelihara kucing dengan ras murni. (ist)

Berikan Komentar