PLN Bali Tebar Kepedulian, Jaga Semangat Pegawai Pasca-Bencana
(Dutabalinews.com), Keluarga besar PLN Unit Induk Distribusi (UID) Bali menyerahkan donasi kepada pegawai, tenaga alih daya (TAD), dan anggota Ikatan Keluarga Pensiunan Listrik Negara (IK PLN) yang terdampak bencana banjir pada 9–10 September 2025 lalu.
Penyerahan donasi sebagai wujud kepedulian dan solidaritas itu dilakukan secara langsung oleh General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi Priyo Nugroho, di lobi kantor PLN UID Bali.
Total sebanyak 51 penerima menerima donasi yang dihimpun dari seluruh pegawai PLN UID Bali. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian untuk meringankan beban keluarga besar PLN yang terdampak bencana.
Penyerahan bantuan turut disaksikan oleh perwakilan Serikat Pegawai PLN dan Serikat Pegawai PLN Indonesia (SP PLNI), sebagai wujud dukungan bersama menjaga semangat solidaritas di lingkungan kerja PLN.
General Manager PLN UID Bali, Eric Rossi, menyebut bantuan ini sebagai wujud kepedulian dan keterlibatan langsung pegawai untuk keluarga besar PLN, baik di Bali bagian utara, dan timur, serta di Bali bagian selatan yang terdampak. Menurutnya, meski nilainya tidak besar, donasi ini diharapkan bisa memberikan dorongan semangat.
“Kami ingin menunjukkan bahwa PLN bukan hanya bekerja untuk melistriki negeri, tetapi juga hadir dengan kepedulian sosial. PLN adalah satu keluarga, satu saudara,” ujar Eric Rossi.
Salah satu penerima dari IK PLN, Sri Budiharti, turut menyampaikan apresiasi. Ia menuturkan, selama puluhan tahun tinggal di Denpasar baru kali ini mengalami banjir sebesar itu.
Saat air masuk ke rumah hingga setinggi dengkul pada dini hari, ia dan keluarga harus berjuang menyelamatkan diri. “Puji Tuhan, bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada PLN dan seluruh jajaran atas perhatian yang diberikan,” ucapnya.
Melalui kegiatan ini, PLN UID Bali menegaskan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari tanggung jawab bersama. Dengan adanya sinergi, solidaritas, dan kebersamaan, PLN berharap para pegawai, TAD, maupun pensiunan yang terdampak bencana dapat segera pulih, sehingga produktivitas tetap terjaga dan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak terhambat. (ist)
