Pj. Sekda Eddy Mulya Buka Rakor Optimalisasi PPID Pemkot Denpasar
(Dutabalinews.com), Pemerintah Kota Denpasar terus memperkuat tata kelola komunikasi publik yang responsif dan berempati. Hal tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkungan Pemkot Denpasar yang dibuka Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Kota Denpasar I Gusti Ngurah Eddy Mulya, mewakili Wali Kota Denpasar, Selasa (23/12). Rakor yang dikoordinasikan Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar ini diikuti oleh Sekretaris Perangkat Daerah selaku PPID Pelaksana. Kegiatan juga menghadirkan narasumber akademisi Universitas Udayana, Dr. Ni Made Ras Amanda Gelgel, S.Sos., M.Si., untuk memperkuat perspektif komunikasi publik berbasis akademik.
Dalam arahannya, Pj. Sekda Eddy Mulya menekankan bahwa komunikasi publik merupakan fondasi penting tata kelola pemerintahan pascapandemi. Ia menegaskan capaian dan prestasi pemerintah harus disampaikan secara cepat, utuh, transparan, dan empatik agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Setiap perangkat daerah juga diminta memahami tanda-tanda krisis serta memiliki manajemen krisis yang baik sebagai bagian dari manajemen risiko. Eddy Mulya menegaskan prinsip komunikasi publik Pemkot Denpasar harus berlandaskan kecepatan, ketepatan, transparansi, dan empati. Dinas Kominfos bersama Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) diharapkan menjadi pusat koordinasi komunikasi publik, sementara Sekretaris OPD berperan sebagai pengendali utama komunikasi di masing-masing perangkat daerah.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Kota Denpasar Gde Wirakusuma Wahyudi menjelaskan bahwa penguatan peran PPID menjadi kunci di tengah pesatnya perkembangan media sosial sebagai kanal informasi dan pengaduan publik. Melalui Rakor ini, Pemkot Denpasar mendorong sinergi antarpemangku kepentingan agar diseminasi informasi publik semakin terintegrasi, akuntabel, serta responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. (hms)
