Reses Dr. Mangku Pastika: Saya Bangga Simantri Masih Eksis

(Dutabalinews.com),Anggota DPD RI dapil Bali Dr. Made Mangku Pastika,M.M. mengaku bangga dengan semangat pengurus tetap mengembangkan Simantri sehingga tetap eksis sampai kini.

Menurut petugas dari Dinas Pertanian, Simantri yang dibentuk Mangku Pastika saat menjabat Gubernur Bali periode 2008-2018, jumlahnya mencapai 752 dan saat ini namanya Sipadu. 
“Saya tak memasalahkan soal namanya (diganti), yang penting semangatnya tetap terjaga. Simantri hanya embrio dan kini sudah dewasa serta berkembang,” ujar mantan Gubernur Bali dua periode ini saat melakukan Reses secara vidcon, Sabtu (24/10) di lokasi Gapoktan Dharma Pertiwi Lukluk Badung.
Reses penyerapan aspirasi bertema “Menjaga Eksistensi Simantri” dipandu Tim Ahli Nyoman Baskara didampingi Ketut Ngastawa dan. Nyoman Wiratmaja menghadirkan sejumlah pengurus Gapoktan Simantri di antaranya dari Badung, Tabanan dan Karangasem.
Untuk itu Mangku Pastik minta agar Simantri ini terus dikembangkan. “Jangan berhenti sampai di sini, perluas kemitraan dan kerja sama agar terus tumbuh. Bisa bermitra seperti dengan ALC (Agro Learning Center),” tambah Mangku Pastika
Dalam dialog, sejumlah pengurus Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Simantri mengaku program yang dibentuk Gubernur Bali saat dijabat Made Mangku Pastika itu sampai saat ini berjalan dengan baik. Bahkan sebagian tumbuh pesat dengan membentuk CV dan koperasi.
Staf ahli Mangku Pastika menyerahkan bantuan sembako secara simbolis

Meski saat ini Simantri berganti nama menjadi Sipadu, 752 Simantri tersebut diakui sangat dirasakan manfaatnya bagi petani. 

Selain mendapat keuntungan dari pertambahan berat sapi yang dipelihara, kelompok petani yang rata-rata beranggotakan 20 orang itu juga mendapat hasil lumayan besar dari biourine dan pupuk kotoran sapi yang diolah.

“Bahkan biourine sapi dan pupuk padat yang dihasilkan jauh lebih menguntungkan dibandingkan penambahan berat sapi,” ujar Pengurus Gapoktan Dharma Pertiwi Lukluk Badung Drh. IGK Susilabawa.

Menurut Susilabawa, petani sangat merasakan manfaat dari Simantri ini. Karena itu dia berharap Mangku Pastika agar terus mengawal wadah petani ini hingga semakin maju. “Saya minta dibantu SNI untuk pupuknya sehingga bisa dipasarkan ke luar Bali,” jelasnya.

Baca Juga :  Reses Dr. Mangku Pastika, M.M., Produk Lokal Kalah “Branding”


Pengurus Gapoktan Simantri asal Tabanan IGN Wijana juga mengaku hadirnya Simantri telah mengangkat kesejahteraan petani. “Dulu limbah dianggap musibah. Namun setelah diolah jadi berkah yang melimpah,” ujarnya. 

Karena itu para pengurus Gapoktan yang hadir berharap Mangku Pastika juga bisa membantu meningkatkan keterampilan pengelola gapoktan baik sisi produksi maupun manajemennya agar lebih profesional. Di akhir pertemuan, Mangku Pastika yang diwakili Tim Ahli Ketut Ngastawa menyerahkan bantuan paket sembako kepada warga yang membutuhkan.(bas)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *