Miliki 24 Biji Ganja, Pengusaha Peru Divonis Delapan Bulan Rehabilitasi

(Dutabalinews.com),Giacomo Bellatin Indiveri (39tahun), bule asal Peru divonis hukuman rehabilitasi selama 8 bulan karena dinyatakan sebagai penyalahguna 24 biji ganja seberat 0,46 gram.

Sidang yang diketuai Hakim Estard Oktavi di PN Denpasar, Senin (8/12/2019) itu, sependapat dengan jaksa menyatakan pengusaha asal Peru ini melanggar Pasal 127 Ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

“Perbuatan terdakwa menyalahgunakan narkotika, golongan I dalam bentuk tanaman berupa 24 biji ganja seberat 0,46 gram,” kata hakim. Vonis hakin itu lebih ringan 10 bulan dari tuntutan jaksa Paulus Agung yang diwakili Dipa Umbara dalam sidang sebelumnya yang menuntut terdakwa hukuman 18 bulan penjara.

Mendengar putusan hakim itu, terdakwa yang didampingi pengacaranya Baginda Sibarani itu menyatakan menerima. Sedangkan jaksa menyatakan pikir-pikir.
Penangkapan terdakwa dilakukan pada 13 Agustus 2019 di Terminal Kedatangan Internasional Ngurah Rai Bali karena diduga koper yang dibawanya terdapat benda mencurigakan saat dilakukan pemeriksaan X-ray.

Karena mencurigakan, petugas Bea Cukai Ngurah Rai Bali lantas membawa terdakwa dan barangnya ke ruang pemeriksan.
Saat tas koper dibuka petugas mendapati 8 kemasan berisi biji ganja yang totalnya mencapai 24 biji.

Baca Juga :   Sekda Apresiasi Buku Pedoman Pencegahan Covid-19 Berbasis Desa sebagai 'Kado' Hari Jadi ke-62 Pemprov Bali

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku beli barang terlarang itu saat belibur di Red Line, Amsterdam, Belanda yang memang sengaja dibawa ke Bali untuk dipergunakannya sendiri. (bro)

Mungkin Anda Menyukai

Satu tanggapan untuk “Miliki 24 Biji Ganja, Pengusaha Peru Divonis Delapan Bulan Rehabilitasi

Berikan Komentar