Lawan Covid-19 dengan Otak Kiri dan Kanan

BAGI kebanyakan guru atau dosen, mungkin juga profesi sejenis, mengapresiasi itu adalah bagian dari “mendidik, beda dengan mengajar” sehingga kalau kita memberikan apresiasi terhadap hasil karya peserta didik tidak semata-mata dilihat dari hasil, tapi PROSES adalah bagian penting dan strategis.

Jadi reward and punishment adalah kata-kata indah dan bersifat MENDIDIK bukan MENGAJAR. Analog dengan landasan filosofis berfikir seperti itu, maka mari kita budayakan.
1. Mengapresiasi kinerja siapa saja termasuk PEMERINTAH kalau akan, sedang atau telah melakukan program berpihak pada masyarakat demi kebaikan bersama, bukan kelompok atau golongan wajar kita apresiasi dan support FULL.

2. Melakukan menilai, mengkritik atau memberi saran yang positif, dan progresif dengan berbasis data, informasi dan argumentasi kepada siapa saja, termasuk PEMERINTAH dan kita tidak perlu takut karena SALAH. Sebab SALAH tidak masalah, tapi kalau BOHONG dan MENGADA-ADA baru kurang etis dan kalau bisa dihindari….

3. Oleh karena itu, jika kita hari ini menilai, berkomentar dan mengapresiasi kinerja siapapun, termasuk PEMERINTAH dengan PUJIAN adalah logik dan tidak berlebihan selama penilaiannya OBJEKTIF, JUJUR, berbasis FAKTA dan DATA serta REALITAS RASIO AL dan manakala BESOK atau lain hari kita KRITIK TAJAM dan KERAS tidak MASALAH. Selama tidak menyinggung PRIBADI, berbasis DENGKI, IRI HATI dan apalagi “KEPENTINGAN” sesaat kepada siapapun atau PEMERINTAH, tentu sedapat mungkin DIHINDARI kalau boleh JANGAN.

4. Berfikir OBJEKTIF, SISTIMATIS, METHODIS, KRONOLIGIS, UNIVERSAL DAN BERKESINAMBUNGAN butuh kerja CERDAS, kerja KERAS, kerja LUGAS, kerja TUNTAS, kerja BERKUALITAS, tidak MALAS dan kerja IKHLAS.

5. Mari kita budayakan mengapresiasi sesuatu termasuk COVID-19 dengan menggunakan OTAK KIRI dan OTAK KANAN kita secara seimbang. OTAK KIRI dasarnya logik, OTAK KANAN dasarnya rasa-perasaan. Takut terhadap COVID-19 itu adalah logik, tapi kalau ketakutan itu rasa-perasaan. Jadi mari kita jaga NERACA OTAK KIRI dan OTAK KANAN kita. *Oleh Prof. Dasi Astawa

Baca Juga :   Belajar Pembangunan Menyeluruh dari Negeri Tirai Bambu

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar