Mengeroyok, Dua Pemuda Dihukum Empat Bulan

(Dutabalinews.com), I Putu Budiawan Permana Putra (19) dan Gusti Made Wartawan (20), kedua terdakwa yang melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban Andre seorang pengendara motor di Jalan Raya Gatsu Tengah, divonis masing-masing selama 4 bulan kurungan penjara dalam sidang virtual di PN Denpasar, Selasa (2/6/2020).

Sidang yang diketuai hakim I.A. Adnyadewi itu, menyatakan kedua terdakwa bersalah melanggar Pasal 170 Ayat 2 ke-1 KUHP karena mengakibatkan korban Andre mengalami luka pelipis dan lecet yang mengeluarkan darah.

“Terdakwa bersalah melakukan kekerasan di muka umum dan mengakibatkan orang lain luka, sehingga dihukum masing-masing selama 4 bulan penjara,” kata Hakim.

Pertimbangan hakim menjatuhi hukuman ringan itu, karena kedua terdakwa mengakui bersalah atas perbuatannya, belum pernah dihukum, telah memberikan biaya pengobatan kepada korban, menyesali perbuatannya

Vonis hakim itu, lebih ringan dua bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umun Dipa Umbara dakam sidang kepada kedua terdakwa masing-masing selama 6 bulan.

Mendengar putusan hakim itu, kedua terdakwa yang saat ini ditahan di Rutan Polda Bali itu, menyatakan menerima putusan hakim. Demikian juga jaksa menyatakan menerima putusan hakim.

Baca Juga :   SMK TI Bali Global Juara Kompetisi Video "AXIS Serunya Budayaku", Raih Hadiah Rp 50 Juta

Aksi kekerasan keduanya dilakukan pada 26 Februari 2020. Awalnya korban yang melintas di Jalan Gatsu Tengah bersama kekasihnya Risky Maharani diserempet tersangka Putu Budiawan Permana secara sigsag.

Korban yang tak terima dengan perbuatan tersangka, lantas menegur tersangka dengan bekata “Adeng-Adeng Gus (pelan-pelan Gus)”. Saat mengatakan kata-kata itu, dari arah belakang motor korban datang tersangka Gusti Made Wartawan yang merupakan teman Budiawan justru tidak terima dengan ucapan korban.

Dan tersangka Made Wartawa justru menantang balik korban untuk berkelahi di TKP dan berkata “Tuwun Ci (turun kamu). Korban yang sempat meminta maaf kepada kedua pelaku, namun justru dikeroyok dan dijadikan samsak oleh kedua tersangka hingga babak belur. Akibat perbuatan tersangka yang menjadi pendekar jalanan ini, mengakibatkan korban mengalami luka cukup serius. (bro)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar