“New Normal” ala Resto Bukit Hexon

(Dutabalinews.com),Warung Bukit Hexon dengan potret alam di sekitarnya tetap menyajikan suasana yang menyejukkan hati. Di sana ada pesona alam Danau Buyan di selatan, dan potret liar nan hijau di utara terus pemandangan seluruh kota tua Singaraja dan Lovina, tempat atraksi lumba-lumba di laut lepas.

Adalah Warung Bukit Hexon, nama rumah makan itu yang ikuti menjadi saksi merebaknya pandemi Covid-19. Pelan tapi pasti, warung itu kini mulai buka kembali pada Senin (1/6) setelah dinyatakan tertutup sejak awal Maret lalu menyusul diberlakukan New Normal, sebuah kebijakan baru dari pemerintah.

“Kami sebagai pengusaha akan mengikuti new normalnya, dengan memberikan pelayanan restoran yang minimalis, new normal ala Resto Bukit Hexon,” kata Direktur Utama PT Karya Pak Oles Grup, Dr. Ir. Gede Ngurah Wididana, M.Agr di Denpasar, Rabu (3/6).

Persiapan new normal resto dilakukan dengan baik dan dipimpin Master Chef, Putu Serken yang siap melayani pelanggan mulai 1 Juni 2020. “Astungkara satu dua tamu dilayani dengan hati, walau tidak begitu normal, tapi rasa masakannya masih normal normal aja,” katanya.

Baca Juga :   CSR PT. Pertamina dan PT. Patra Jasa Edukasi Pembuatan Dupa Alami di Mengwi

Mengubah mindset bisnis dari normal ke new normal harus dilakukan secara pelan-pelan. Pokoknya pelan – pelan saja, kata netizen “santai guys”. Seperti lirik lagu kotak dalam Pelan-Pelan Saja perlu dimaknai agar lebih dimengerti: ku tahu apa yang aku rasa, ku tahu cepat atau lambat kamu kan mengerti…. pelan pelan saja,” ujar Pak Oless.

Sehari setelah Warung Bukit Hexon buka, menyusul beroperasinya kembali Pusat percontohan tanaman obat Bokashi Farm Pak Oles Green School yang dilengkapi dengan restoran di Jalan Waribang, Kesiman, Denpasar Timur, Selasa (2/6).

”Ingat hukum dagang, kalau sudah buka jangan ditutup. Kalau ditutup segeralah buka. Artinya dalam berdagang harus buka terus, dan jangan buka tutup, kecuali ada hal yang sangat penting, misalnya ada pandemi Virus Corona- 19,” lanjut Pak Oles.

Pengoperasian kembali Bokashi Farm mengikuti anjuran pemerintah, termasuk restoran melayani makan siang atau pertemuan, rapat dari jam 11.00 sampai 15.00 WITA, atau sesuai permintaan. Menu yang disajikan pun simple, paket meeting, dengan kopi dan teh gratis, snacknya pisang goreng, risoles dan dadar serta menu makan siang mi goreng/kuah, nasi goreng, capcay, bakso ayam, ayam lalapan serta menu lainnya yang spesial on request.

Baca Juga :   Wisatawan Nikmati "Magibung" di Wanaku ‘Indo Asian Cuisine’ Restaurant

Demikian pula pelayanan Bokashi Terapi Pak Oles di Jl By Pas Ngurah Rai, Komplek Ruko Moleque Blok L No.7 Pesanggaran, Denpasar, Bali juga telah dibuka kembali sejak Jumat (22/5), kembali berkibar karena mulai diminati masyarakat setempat. Menurut Kadek Budana yang sudah puluhan tahun bekerja di unit pelayanan Bokashi Terapi tersebut, sejak beroperasi kembali Bokashi Terapi setiap hari ada saja konsumen yang datang untuk terapi.

Sebelum lock down dan sempat ditutup selama tiga bulan, kehadiran Bokashi Terapi sudah go internasional karena setiap hari puluhan wisatawan mancanegara dalam liburan di Bali sempat menikmati jasa terapi tersebut. (ist)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar