Kuasai Narkoba, Tukang Bangunan Dituntut Tujuh Tahun

(Dutabalinews.com),Terdakwa I Wayan Rudy Andika dituntut hukuman 7 tahun dan membayar denda Rp1 miliar, subsider 3 bulan kurungan.

Dalam sidang virtual di PN Denpasar, Kamis (14/8/20) itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Rika Ekayanti menyatakan terdakwa melanggar Pasal 112 Ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Perbuatan terdakwa tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai narkotika golongan I sehingga dituntut hukuman 7 tahun penjara,” ucap jaksa dalam sidang yang diketuai hakim Putu Gede Noviarta itu.

Jaksa menilai perbuatan terdakwa yang tukang bangunan stil Bali ini tidak mendukung upaya pemerintah dalam memberantas segala jenis peredaran gelap narkotika di Indonesia.

Awal mula terdakwa memesan narkoba jenis sabu dari Bella (DPO) dan mentransfer uang Rp500 ribu kepada temannya. Kemudian, terdakwa diminta mengambil barang haram itu di dekat SPBU Darmasaba pada 6 Mei 2020, Pukul 22.30 Wita.

Petugas Polres Badung yang telah mengintai gerak-gerik terdakwa lantas menangkapnya saat mengambil barang bukti. Dari hasil penggeledahan petugas menemukan 1 klip sabu-sabu yang terbungkus dalam rokok yang digenggam terdakwa. Setelah ditimbang, petugas mendapati barang haram itu beratnya mencapai 0,66 gram.

Baca Juga :   Jaga Ekosistem, IGW Gandeng Karang Taruna dan Dinas Perikanan Tebar 15 Ribu Nila

Mendengar tuntutan jaksa yang tergolong tinggi itu, terdakwa menyatakan pledoi atau pembelaan secara lisan yang memohon hukuman seringan-ringannya. “Mohon majelis hakim memberikan hukuman saya seringan-ringannya,” ucap terdakwa.(bro)

Mungkin Anda Menyukai

Berikan Komentar